Literasi Digital Jadi Kunci! Cara Aman Nikmati Ledakan Ekonomi Digital Indonesia

Dinda Rachmawati

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 07:43 WIB
Literasi Digital Jadi Kunci! Cara Aman Nikmati Ledakan Ekonomi Digital Indonesia
Ilustrasi keuangan digital [Shutterstock]

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kian pesat membawa peluang sekaligus tantangan baru. Menurut data Bank Indonesia, transaksi QRIS hingga kuartal II 2025 telah mencapai Rp317 triliun, melonjak 121% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Dengan lebih dari 57 juta pengguna dan 93% merchant berasal dari UMKM, layanan keuangan digital kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kemudahan ini, ancaman penipuan online dan serangan siber semakin canggih. 

Inilah alasan mengapa Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) melalui Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025 menegaskan pentingnya membangun kepercayaan digital dan meningkatkan literasi masyarakat agar tetap aman di dunia maya.

Ancaman Semakin Kompleks, Waspada Penipuan Digital!

Deputi Komisioner Pengawas Bank Swasta OJK, Indarto Budiwitono, mengingatkan bahwa percepatan digitalisasi perbankan membawa konsekuensi besar, salah satunya meningkatnya risiko serangan siber dan penipuan online.

“Era digitalisasi membuat layanan keuangan menjadi lebih cepat dan efisien, namun juga memunculkan tantangan berupa tingginya potensi serangan siber. Karena itu, penguatan keamanan informasi dan perlindungan konsumen menjadi kunci menjaga kepercayaan publik,” jelas Indarto.

Ia menekankan bahwa masyarakat perlu lebih bijak, tidak hanya menikmati kemudahan teknologi, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online, mulai dari phishing, social engineering, hingga aplikasi palsu.

Tips Aman Terhindar dari Penipuan Online

Berdasarkan arahan AFTECH dan OJK, berikut beberapa langkah penting yang bisa dilakukan masyarakat agar lebih aman saat bertransaksi digital:

baca juga

1. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Jangan pernah membagikan OTP, PIN, atau password kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari bank atau fintech.

2. Periksa Keaslian Platform dan Aplikasi

Pastikan mengunduh aplikasi resmi melalui App Store atau Play Store dan selalu periksa alamat situs.

3. Waspada Tawaran Menggiurkan

Modus penipuan sering menggunakan iming-iming hadiah, investasi berimbal tinggi, atau promo kilat. Verifikasi kebenarannya sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lazada Bangun Ekosistem Digital Inklusif lewat Investasi 100 Juta Dolar AS di Lazada Affiliate

Lazada Bangun Ekosistem Digital Inklusif lewat Investasi 100 Juta Dolar AS di Lazada Affiliate

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Kaspersky Ungkap Ancaman Siber Paling Banyak Serang Indonesia

Kaspersky Ungkap Ancaman Siber Paling Banyak Serang Indonesia

Tekno | Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:10 WIB

8 Juta Kreator Konten Raup Penghasilan dari TikTok, Mayoritas di Atas UMP

8 Juta Kreator Konten Raup Penghasilan dari TikTok, Mayoritas di Atas UMP

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:40 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×