Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:55 WIB
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Ilustrasi. Mata uang Garuda belum mampu lepas dari jerat pelemahan hingga akhir pekan. Foto ist.
baca 10 detik
  • Rupiah Jumat ditutup di Rp16.819, melemah 0,13% akibat dolar AS menguat & sentimen domestik.
  • Penurunan kepercayaan konsumen & defisit APBN jadi beban utama fundamental rupiah.
  • Analis prediksi rupiah pekan depan di rentang Rp16.650 - Rp16.900 per dolar AS.

Suara.com - Mata uang Garuda belum mampu lepas dari jerat pelemahan hingga akhir pekan. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (9/1/2026) resmi ditutup pada level Rp16.819 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sepanjang pekan ini, rupiah terus menunjukkan tren negatif. Mata uang Indonesia ini tercatat melemah 0,13 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp16.798 per dolar AS. Sejalan dengan itu, kurs referensi Jisdor Bank Indonesia juga berada di level yang cukup rendah, yakni Rp16.834 per dolar AS.

Pelemahan rupiah kali ini tidak hanya dipengaruhi oleh keperkasaan dolar AS secara global, namun juga diperburuk oleh sentimen negatif dari dalam negeri.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa melemahnya indeks kepercayaan konsumen Indonesia di bulan Desember menjadi pemicu keraguan investor.

"Survei yang menunjukkan penurunan pada kepercayaan konsumen Indonesia ikut menekan rupiah. Selain itu, prospek pemangkasan suku bunga BI serta defisit APBN juga masih membebani pergerakan mata uang kita," ujar Lukman saat dihubungi Suara.com.

Lukman menambahkan bahwa fundamental ekonomi yang belum solid membuat rupiah sulit untuk bangkit dalam waktu dekat. Ia memprediksi tekanan ini masih akan berlanjut hingga pekan depan.

Rupiah tidak sendirian di zona merah. Pergerakan mata uang Asia hari ini cenderung bervariasi dengan kecenderungan melemah:

  1. Won Korea Selatan: Melemah terdalam sebesar 0,45 persen.
  2. Yen Jepang: Tertekan 0,42 persen.
  3. Ringgit Malaysia: Anjlok 0,26 persen.
  4. Rupee India: Terdepresiasi 0,19 persen.
  5. Dolar Singapura: Terkoreksi 0,15 persen.

Mengingat fundamental yang masih tertekan, rupiah diprediksi akan bergerak di rentang Rp16.650 hingga Rp16.900. Investor kini tengah bersikap waspada sambil menanti rilis data ekonomi krusial pekan depan, termasuk angka inflasi AS dan data penjualan ritel di Indonesia yang akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832

Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:15 WIB

Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798

Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:54 WIB

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 15:25 WIB

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:22 WIB

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:20 WIB

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:15 WIB

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 15:14 WIB

×