Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Review ANTM: Kinerja Cukup Solid, Saham Layak Dibeli?

M Nurhadi

Senin, 01 September 2025 | 13:18 WIB
Review ANTM: Kinerja Cukup Solid, Saham Layak Dibeli?
Ilustrasi ANTM-Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • ANTM melaporkan laba bersih sebesar Rp4,7 triliun
  • Kinerja solid didorong oleh bisnis perdagangan emas dan nikel
  • Target harga tetap di Rp3.900 per saham

Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan laba bersih sebesar Rp4,7 triliun pada semester pertama 2025, melonjak 203% secara tahunan (year-on-year).

Angka ini jauh melampaui ekspektasi para analis, mencapai 67% dari estimasi laba per saham (EPS) dan 69% dari konsensus.

Kinerja kuat ini terutama ditopang oleh performa solid pada kuartal kedua 2025, didorong oleh bisnis perdagangan emas dan nikel.

Dikutip dari Indopremiere, pada kuartal kedua 2025 saja, laba bersih ANTM mencapai Rp2,6 triliun, naik 20% secara kuartalan (quarter-on-quarter).

Peningkatan ini berkat kenaikan volume perdagangan emas sebesar 13% dan harga jual rata-rata (ASP) 15% secara kuartalan.

Selain itu, bisnis nikel ore juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan volume 14% dan ASP 24% secara kuartalan. Meski beban operasional meningkat 22%, margin EBIT dan EBITDA perusahaan tetap stabil di level 10% dan 11%.

Laporan operasional ANTM menunjukkan performa yang solid, terutama dari dua komoditas utamanya:

  1. Emas: Volume perdagangan emas mencapai 500 koz (+13% qoq) dengan ASP yang juga tumbuh signifikan (+15% qoq).
  2. Nikel Ore: Volume penjualan nikel ore meningkat 14% qoq, meskipun terjadi perlambatan produksi akibat gangguan di tambang nikel Gag. Kenaikan ASP yang signifikan sebesar 24% qoq menjadi US$55/wmt juga membantu mendongkrak pendapatan.
  3. FeNi: Penjualan FeNi turun drastis 81% qoq menjadi 0,9 kt, yang disebabkan oleh regulasi baru yang melarang penjualan di bawah harga patokan. Namun, masalah ini diperkirakan akan selesai pada kuartal ketiga 2025 seiring adanya perubahan regulasi.

Di sisi lain, pendapatan dari entitas asosiasi seperti Weda Bay Nickel (WBN) juga melonjak 127% qoq, ditopang oleh volume penjualan bijih nikel eksternal sebesar 5,6 juta wmt.

Peningkatan ini terutama berkat penjualan bijih saprolit yang lebih menguntungkan (+22% qoq), meskipun volume bijih limonit turun 35% qoq.

baca juga

WBN juga telah memperoleh tambahan kuota produksi sebesar 10 juta, yang diharapkan akan semakin mendongkrak pendapatan pada semester kedua 2025.

Dengan kinerja yang melampaui ekspektasi dan fundamental yang kuat, para analis mempertahankan rekomendasi “Buy” untuk saham ANTM.

Indopremiere menargetkan harga saham tetap di Rp3.900, didukung oleh proyeksi pertumbuhan laba per saham (EPS) yang solid di tahun fiskal 2025, diperkirakan mencapai 93% yoy. Rincian lebih lanjut diharapkan akan terungkap dalam earnings call ANTM pada 4 September mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BBCA Diborong saat Melemah Hari Ini

Saham BBCA Diborong saat Melemah Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 12:56 WIB

Efek Demo Masih Terasa, IHSG Masih Anjlok di Sesi I ke Level 7.700

Efek Demo Masih Terasa, IHSG Masih Anjlok di Sesi I ke Level 7.700

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 12:45 WIB

IHSG Ambruk Hingga ke Level 7.500 di Awal Sesi Perdagangan Senin, 657 Saham Kebakaran

IHSG Ambruk Hingga ke Level 7.500 di Awal Sesi Perdagangan Senin, 657 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 09:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 1.978.000 per Gram di Tengah Gelombang Aksi Massa

Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 1.978.000 per Gram di Tengah Gelombang Aksi Massa

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 08:44 WIB

Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan

Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:26 WIB

Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak

Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:16 WIB

Terkini

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:15 WIB

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:14 WIB

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:06 WIB

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:04 WIB

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:02 WIB

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:01 WIB

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

×