Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham

M Nurhadi

Senin, 08 September 2025 | 06:37 WIB
BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham
BBCA
Baca 10 detik
  • Saham BBCA prospektif investasi jangka panjang.
  • Fundamental bank kuat, laba bersih tumbuh.
  • Saham BBCA anjlok akibat jual asing.

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dinilai masih sangat prospektif untuk investasi jangka menengah dan panjang.

Pandangan positif ini datang dari berbagai broker, termasuk CLSA, yang menyoroti kuatnya pendanaan bank dan penerapan manajemen risiko yang tepat sasaran. Berdasarkan riset terbaru, CLSA bahkan memberikan rekomendasi positif dengan target harga yang ambisius.

Menurut riset CLSA yang dipublikasikan pada Sabtu (6/9/2025), BBCA memiliki rekam jejak yang solid dalam mengelola pendanaan.

Kekuatan ini bersumber dari layanan prima yang diberikan kepada nasabah, terutama dalam hal pembayaran dan penyelesaian transaksi. Hal ini menjadikan BBCA sebagai "bank bereputasi terbaik dalam hal transaksi," menurut CLSA.

Selain mengandalkan layanan prima, BBCA terus berinvestasi pada platform digital untuk mendukung berbagai transaksi perbankan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu untuk menjaga kinerja di tengah tantangan kondisi makroekonomi yang fluktuatif. Keberhasilan strategi ini tercermin dari laporan keuangan per Juni 2025, di mana BBCA mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 8 persen menjadi Rp29 triliun.

Selain CLSA, UOB Kay Hian Sekuritas juga tetap merekomendasikan BBCA sebagai saham pilihan untuk periode September 2025, bersama dengan nama-nama besar lain seperti Sarana Armada Tbk. (ASSA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI).

Alasan utama UOB Kay Hian tetap optimis terhadap BBCA adalah kinerja bank yang dinilai tangguh.

"Dalam cakupan kami, BBCA ditambahkan karena terus mencatatkan kinerja tangguh di antara empat bank besar dengan laba bersih 7 bulan pertama tahun ini tumbuh 10,5% YoY, sementara bank lain mencatatkan pertumbuhan negatif," tulis riset UOB Kay Hian.

Arus Jual Asing Deras, Saham BBCA Paling Terkena Dampak

Di sisi lain, pergerakan investor asing di pasar saham Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Pada awal September 2025, terjadi arus dana asing keluar yang sangat deras.

Saham BBCA menjadi target utama penjualan, dengan nilai jual bersih mencapai Rp4,29 triliun hanya dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), total net sell asing mencapai Rp305,18 miliar pada perdagangan akhir pekan, Kamis (4/9/2025).

Secara mingguan, angka ini membengkak hingga Rp5,3 triliun, dan secara year-to-date (sepanjang tahun berjalan), total net sell asing sudah mencapai Rp55,12 triliun.

Dampak dari penjualan masif ini terlihat pada harga saham BBCA. Pada penutupan perdagangan Kamis (4/9/2025), harga saham BBCA berada di level Rp8.000, yang menunjukkan koreksi sebesar 19,19% sejak awal tahun 2025.

Meskipun menghadapi tekanan jual yang signifikan, rekomendasi positif dari UOB Kay Hian menunjukkan keyakinan sebagian analis terhadap fundamental BBCA yang solid, terlepas dari sentimen pasar jangka pendek.

Potensi Dividen Besar

CLSA juga memuji BBCA sebagai salah satu bank yang paling berhati-hati di Indonesia. Bank ini memiliki standar penyaluran kredit yang ketat, memungkinkan mereka mengelola risiko dengan baik tanpa harus mengorbankan pertumbuhan.

Kualitas manajemen risiko ini sudah teruji saat pandemi Covid-19, di mana kualitas aset BBCA terbukti lebih baik dibandingkan para pesaingnya.

Dengan fundamental yang kuat, CLSA mempertahankan rekomendasi "outperform" untuk saham BBCA dengan target harga Rp12.100, yang menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 50 persen dari posisi saat ini di Rp8.000. CLSA memprediksi ROE (Return on Equity) BBCA akan mencapai 21 persen.

Selain itu, rasio kecukupan modal BBCA yang sangat kuat, mencapai 28,4 persen, membuka peluang besar bagi bank untuk membagikan dividen yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya pilihan menarik bagi para investor.

Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan data dan berita. Keputusan dan risiko ada di tangan pembaca atas investasi yang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 06:51 WIB

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 13:39 WIB

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 10:59 WIB

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 13:18 WIB

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 09:13 WIB

Efek Demo Hanya Sementara, IHSG Diproyeksi Tembus 8.100

Efek Demo Hanya Sementara, IHSG Diproyeksi Tembus 8.100

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 18:05 WIB

Terkini

Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!

Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 17:43 WIB

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:52 WIB

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:42 WIB

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:52 WIB

Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini

Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:31 WIB

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:29 WIB

Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Terdepan Melayani Masyarakat

Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Terdepan Melayani Masyarakat

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:16 WIB

Biaya Jualan di e-commerce Berubah Total? Ini Penjelasan PMSE yang Resmi Berlaku

Biaya Jualan di e-commerce Berubah Total? Ini Penjelasan PMSE yang Resmi Berlaku

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:06 WIB

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 14:52 WIB

AS Siapkan Tarif Baru 10 Persen, Mendag Optimis Ekspor Indonesia Meroket

AS Siapkan Tarif Baru 10 Persen, Mendag Optimis Ekspor Indonesia Meroket

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 14:24 WIB