Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Holding Singapura Berencana Akuisisi Saham MAPI, Berpotensi Picu Tender Offer

M Nurhadi

Kamis, 11 September 2025 | 07:16 WIB
Holding Singapura Berencana Akuisisi Saham MAPI, Berpotensi Picu Tender Offer
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Baca 10 detik
  • Perusahaan Singapura akan mengakuisisi saham MAPI.
  • Akuisisi ini akan memicu penawaran tender wajib.
  • Saham MAPI dinilai menarik bagi investor.

Suara.com - Pacific Universal Investments, sebuah perusahaan holding yang berbasis di Singapura, dikabarkan sedang dalam proses untuk mengakuisisi saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

Akuisisi ini dilakukan dengan mengambil alih saham milik PT Satya Mulia Gema Gemilang yang saat ini memegang 51% kepemilikan di perusahaan tersebut.

Meskipun kesepakatan ini belum diumumkan secara resmi oleh perusahaan, prosesnya telah mendapat lampu hijau dari Philippine Competition Commission (PCC) pada 12 Agustus lalu.

Karena kesepakatan ini melibatkan perubahan kendali, hal ini akan memicu tawaran tender wajib.

Harga penawaran minimum tidak boleh lebih rendah dari harga penutupan rata-rata harian selama 90 hari perdagangan terakhir, yang saat ini berada di level Rp1.240.

MAPI Target Akuisisi yang Menarik

MAPI dipandang sebagai target akuisisi yang menarik. Hal ini didukung oleh berbagai indikator keuangan yang solid.

Pada tahun 2024, perusahaan mencatatkan arus kas bebas (Free Cash Flow/FCF) sebesar Rp1,6 triliun (3,9% dari total penjualan).

Selain itu, nilai valuasi sahamnya saat ini berada di level yang menarik, dengan rasio P/E (Price-to-Earning) 2025 yang diproyeksikan di angka 10.4x dan EV/EBITDA 3.8x, keduanya di bawah rata-rata historis.

Analisis dari kesepakatan serupa di masa lalu menunjukkan adanya potensi kenaikan valuasi, dengan rata-rata nilai EV/EBITDA di kisaran 10x hingga 11x. Hal ini mengindikasikan bahwa harga saham MAPI berpotensi meningkat lebih tinggi.

Sejumlah analis  memberikan rekomendasi "BUY" untuk saham MAPI dalam jangka waktu 3 hingga 12 bulan ke depan, dengan target harga Rp1.450.

Target harga ini mencerminkan proyeksi rasio P/E sebesar 12.8x untuk tahun 2025, yang masih berada di bawah rata-rata tiga tahun terakhirnya. Potensi aksi korporasi seperti akuisisi ini dinilai sebagai katalis positif tambahan.

Momentum penjualan MAPI juga menunjukkan perbaikan signifikan. Penjualan pada Juli dan Agustus meningkat berkat kampanye "kembali ke sekolah" dan promosi khusus "Buy One Get One" di bulan Agustus yang mendapat respons luar biasa.

Dengan tren positif ini, diperkirakan penjualan MAPI pada kuartal ketiga 2025 akan tumbuh di kisaran satu digit menengah hingga tinggi.

Hal ini akan membawa pertumbuhan penjualan kumulatif selama sembilan bulan pertama tahun 2025 menjadi sekitar 8% dari tahun ke tahun, sejalan dengan target yang ditetapkan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Jeblok, IHSG Akhirnya Bangkit Setelah Kekhawatiran Menkeu Baru Mereda

Setelah Jeblok, IHSG Akhirnya Bangkit Setelah Kekhawatiran Menkeu Baru Mereda

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 16:56 WIB

Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO

Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 06:00 WIB

IHSG Berbalik Rebound di Sesi I, Apa Pemicunya?

IHSG Berbalik Rebound di Sesi I, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 12:38 WIB

IHSG Rebound Awal Sesi, Tapi Reshuffle Kabinet Ancam Pelemahan

IHSG Rebound Awal Sesi, Tapi Reshuffle Kabinet Ancam Pelemahan

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 09:12 WIB

Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik

Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 20:26 WIB

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 16:56 WIB

Terkini

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB