Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Selasa, 09 September 2025 | 20:26 WIB
Saham Perbankan Rontok Setelah Sri Mulyani Dicopot, OJK Minta Investor Tidak Panik
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan pelemahan saham perbankan yang rontok hanya bersifat sementara. [Suara.com/Rina Anggraeni]
Baca 10 detik
  • OJK minta investor tidak panik setelah saham perbankan rontok pada hari ini.
  • OJK yakin anjloknya saham perbankan hanya sementara.
  • Saham beberapa bank utama di Indonesia anjlok pada Selasa.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta investor jangan panik ketika saham-saham di perbankan rontok di pasar modal, setelah Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mencopot Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan pelemahan saham perbankan yang rontok hanya bersifat sementara.

"Jadi lihat fundamentalnya. Jangan pergerakan dalam short term. Kalau fluktuasi kan persepsi itu bisa berubah. Hari ini ada gangguan, besok tidak, dan sebagainya," katanya saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Menurut dia, saham perbankan yang rontok ini tentu ada masalah sentimen negatif yang bisa dipengaruhi dalam negeri maupun luar negeri, termasuk gejolak politik yang sempat terjadi di Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada akhir perdagangan Selasa (9/9/2025). IHSG terkoreksi 138,24 poin atau 1,78 persen ke level 7.628,60. Beberapa saham perbankan ikut andil membuat IHSG ambruk.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ditutup di level Rp 3.790 per lembar, turun 2,82 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. BBRI sempat menyentuh level tertinggi Rp 3.890 sebelum melemah menjelang penutupan.

Lalu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ditutup pada level Rp 4.310, melemah cukup dalam 4,01 persen. Padahal sebelumnya, BMRI sempat menguat ke level Rp 4.480 sebelum berbalik arah. 

Disusul PT Bank Negara Indonesia Tbk juga terkoreksi ke level Rp 4.080, turun 2,39 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya.

Tidak hanya itu, saham PT Bank Central Asia (BBCA) ditutup anjlok hingga 2,27 persen di posisi 7.525 per saham. Sepanjang tahun ini, saham BCA terbesar itu telah anjlok 22,22 persen.

Menurut Dian, kondisi perbankan di Indonesia masih cukup kuat dan menarik untuk investasi. Untuk itu, para investor tidak perlu panik jika ada saham yang mengalami pelemahan. 

"Tapi yang paling penting adalah sebagai pengawas saya ingin confirm kepada investor bahwa tidak ada bermasalah. Bank kita itu secara fundamental kuat, sehingga investor tidak usah worry," bebernya.

Dian menambahkan bahwa perbankan Indonesia pada umumnya memiliki fundamental yang sangat kuat, yang didorong dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga kecukupan modal di perbankan.

"Investor tidak harus melihatnya jangka pendek. Ia harus melihat jangka pendek, jangka medium dan long term," tutup Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:55 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:18 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Terkini

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 15:58 WIB

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:56 WIB

×