Setelah Sawit, BPDP Sasar Hilirisasi Kelapa dan Kakao

Achmad Fauzi

Jum'at, 12 September 2025 | 15:04 WIB
Setelah Sawit, BPDP Sasar Hilirisasi Kelapa dan Kakao
Ilustrasi buah kakao di perkebunan Kubar. [Ist]
Baca 10 detik
  • BPDP Sasar Hilirisasi Kelapa dan Kakao
  • Hilirasisi Sawit Menjadi Biodiesel Turut Menurunkan Ketergantungan Energi Fosil
  • BPDP Jalankan Hilirasi Kelapa dan Kakao dari Industri Kecil Menengah

Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat hilirisasi industri sawit, kelapa, dan kakao sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, strategi pengelolaan dana perkebunan yang dijalankan BPDP sejak 2015 menekankan pada penguatan permintaan domestik, khususnya sektor kelapa sawit.

Strategi ini terbukti mampu menjaga stabilitas harga dan memberikan manfaat langsung kepada petani.

"Sejak awal, strategi kami adalah menciptakan permintaan di dalam negeri agar petani tetap memperoleh harga yang kompetitif. Kini, harga yang diterima petani sawit terus mencatatkan rekor hampir setiap bulan,” ujarnya di Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Alfansyah menekankan, pemanfaatan energi berbasis sawit kini menjadi penopang utama transisi energi nasional. Dengan menggunakan biodiesel berbasis sawit, pemerintah berhasil menurunkan hingga 40 persen penggunaan energi fosil.

Ilustrasi TBS sawit. [Ist]
Ilustrasi TBS sawit. [Ist]

"Artinya, dalam setiap liter energi solar yang digunakan, 40 persennya berasal dari sawit. Ini bukan hanya soal energi, tapi juga soal kesejahteraan petani dan kedaulatan energi nasional," jelasnya.

Tak berhenti di sawit, BPDP kini memperluas mandatnya ke sektor kelapa dan kakao. Kedua komoditas tersebut dinilai memiliki potensi besar, tidak hanya bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi masyarakat melalui usaha kecil dan menengah.

"Visi BPDP adalah mengoptimalkan kelapa dan kakao dengan mendorong tumbuhnya industri kecil dan menengah di masyarakat, mulai dari minyak kelapa, gula kelapa, hingga produk turunan bernilai ekspor. Dengan begitu, ekonomi lokal akan lebih berdaya dan penyerapan tenaga kerja meningkat," imbuhn Alfansyah.

Untuk itu, BPDP mendorong industrialisasi berbasis masyarakat lewat pendampingan dan pembiayaan. Usaha rumah tangga seperti pembuatan minyak kelapa dan gula kelapa diyakini punya potensi besar di pasar internasional.

baca juga

Selain hilirisasi, BPDP juga memberi perhatian pada regenerasi petani. Program pendidikan vokasi hingga jenjang sarjana bagi lebih dari 9.000 mahasiswa telah dijalankan, dengan jaminan keterhubungan ke dunia kerja.

"Kami tidak ingin sektor perkebunan hanya bergantung pada petani berusia 70 tahun. Karena itu, BPDP mengelola program pendidikan vokasi hingga jenjang sarjana untuk lebih dari 9.000 mahasiswa, dengan jaminan keterhubungan ke dunia kerja," beber Alfansyah.

Dalam konteks keberlanjutan, BPDP fokus pada riset dan pengembangan (R&D), promosi, serta penguatan regulasi ekspor untuk melawan kampanye negatif terhadap sawit.

"Kami sadar kampanye negatif terhadap sawit masih sering terjadi. Karena itu, BPDP memiliki peran penting untuk mengimbangi narasi global dengan fakta bahwa produk sawit kita adalah energi terbarukan yang berkelanjutan dan bernilai tinggi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,46 T Buat 222 Kegiatan, Salah Satunya Buat Pameran di Rusia

Menperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,46 T Buat 222 Kegiatan, Salah Satunya Buat Pameran di Rusia

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 13:26 WIB

Ulas Sektor Batu Bara dan Kelapa Sawit, CEO Hasnur Group Ungkap Tantangan Bisnisnya

Ulas Sektor Batu Bara dan Kelapa Sawit, CEO Hasnur Group Ungkap Tantangan Bisnisnya

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 08:55 WIB

Kejar Hilirisasi Logam Tanah Jarang, RI Lirik Teknologi Canggih China hingga Rusia

Kejar Hilirisasi Logam Tanah Jarang, RI Lirik Teknologi Canggih China hingga Rusia

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

×