Rusun Jadi Fokus Solusi Pemukiman yang Semakin Mahal di Jakarta

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 12 September 2025 | 20:31 WIB
Rusun Jadi Fokus Solusi Pemukiman yang Semakin Mahal di Jakarta
Jakarta akan fokus membangun rusun untuk mengatasi keterbatasan lahan untuk hunian di Ibu Kota. Foto: Warga beraktivitas di Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina, Jakarta, Selasa (19/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rusun menjadi solusi utama mengatasi keterbatasan lahan pemukiman di Jakarta.
  • Jakarta fokus membangun rusun yang terintegrasi dengan sistem transportasi umum.
  • Jakarta memiliki sekitar 32.000 unit rusun.

Suara.com - Rumah susun (rusun) atau hunian vertikal merupakan solusi utama untuk mengatasi keterbatasan lahan di Jakarta, demikian dikatakan Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan DKI Jakarta Retno Sulistyaningrum pada Jumat (12/9/2025).

Dia menjelaskan luas wilayah Jakarta hanya 664 kilometer persegi dan 40 persen di antaranya untuk hunian. Dengan jumlah penduduk 10,6 juta jiwa, maka kebutuhan rumah mencapai sekitar 288.000 unit.

“Kenapa harus rusun? Kita sudah sama-sama tahu bahwa luas Jakarta itu kurang lebih sekitar 664 kilometer persegi, untuk peruntukan hunian sesuai dengan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) itu sekitar 40 persen. Jadi, kalau dihitung itu sekitar 271 kilometer persegi," kata Retno di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Lebih lanjut, dia mengatakan lonjakan harga tanah membuat banyak warga sulit membeli rumah tapak. Kondisi ini pun dinilai berisiko memunculkan kawasan kumuh.

Maka dari itu, ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan rusun yang terhubung dengan transportasi umum berbasis transit atau transit oriented development (TOD) untuk memudahkan warga dalam beraktivitas.

Dia menambahkan saat ini Pemprov DKI memiliki sekitar 32.000 unit rumah susun. Jika tidak dikelola dengan serius, maka dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Kami punya target tahun 2027, mungkin UPRS (Unit Pengelola Rumah Susun) akan meningkat menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Harapannya seperti itu," tegas Retno.

Selain rusun berbasis TOD, sambung dia, pembangunan sejumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa) saat ini sudah berjalan dengan pendekatan sosial-ekonomi, di antaranya terdiri dari rusun padat karya yang berjumlah sekitar 381 unit, Rusun Rorotan IX 484 unit, dan Rusun Marunda 288 unit.

"Sosial ekonomi juga kami pikirkan, maka terbit Instruksi Gubernur Nomor 131 Tahun 2016. Semua SKPD harus mendukung semua kegiatan sosial ekonomi di rusunawa supaya bisa meningkatkan taraf hidup," tutur Retno.

Sementara itu, pada 2017, tercatat di Jakarta ada 445 RW kumuh, dan saat ini Pemprov DKI bersama Badan Pusat Statistik sedang mengevaluasi data tersebut, yang ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Sejalan dengan evaluasi itu, Perumda Pembangunan Sarana Jaya tengah fokus menyediakan hunian terjangkau.

Direktur Utama Sarana Jaya Andira Reoputra menyebutkan sejumlah proyek strategis telah berjalan, di antaranya 740 unit rumah di Pondok Kelapa dengan harga Rp500-600 juta per unit dan lebih dari 1.100 unit hunian terjangkau di Cilangkap.

“Tugas kami adalah memastikan penyediaan hunian dan kawasan komersial yang terpadu agar warga memiliki kualitas hidup yang lebih baik," ujar Andira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehidupan Baru di Kampung Susun Bayam

Kehidupan Baru di Kampung Susun Bayam

Foto | Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:07 WIB

Hunian Vertikal: Mimpi atau Bumerang Bagi Warga Jakarta?

Hunian Vertikal: Mimpi atau Bumerang Bagi Warga Jakarta?

Liks | Rabu, 28 Mei 2025 | 15:35 WIB

Jakarta Berubah! Pramono Anung Ubah Gaya Hidup Warga dengan Banyak Rusun Baru

Jakarta Berubah! Pramono Anung Ubah Gaya Hidup Warga dengan Banyak Rusun Baru

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 12:48 WIB

Ratusan Orang Tak Lolos Pendaftaran Rusun Jagakarsa, Wagub Rano Karno: Hasil Seleksi Sistem

Ratusan Orang Tak Lolos Pendaftaran Rusun Jagakarsa, Wagub Rano Karno: Hasil Seleksi Sistem

News | Senin, 14 April 2025 | 23:13 WIB

Minta Pengungsi Banjir Pindah ke Rusun, Rano Karno Ditolak Warga: Padahal Kualitasnya Setara Singapura

Minta Pengungsi Banjir Pindah ke Rusun, Rano Karno Ditolak Warga: Padahal Kualitasnya Setara Singapura

News | Senin, 03 Maret 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:45 WIB

Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik

Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:04 WIB

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:58 WIB

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:55 WIB