Jam Tangan Ini Dijual Rp 7,6 Juta Buat Sindir Tarif Trump, Tertarik Beli?

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 16 September 2025 | 09:34 WIB
Jam Tangan Ini Dijual Rp 7,6 Juta Buat Sindir Tarif Trump, Tertarik Beli?
Presiden AS Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Baca 10 detik
  • Swatch merilis jam tangan bertema sindiran terhadap tarif dagang 39 persen dari AS
  • Jam tersebut dibuat sebagai respons atas kebijakan tarif tinggi era Trump terhadap Swiss
  • Permintaan tinggi muncul meski jam ini bersifat sementara, menyoroti protes Swiss terhadap kebijakan AS

Suara.com - Swatch, produsen jam tangan asal Swiss membuat desain yang menyindir tarif perang dagang Amerika Serikat terhadap negara asalnya.

Perusahaan membuat model jam tangan berbentuk 39 persen.

Adapun, posisi angka 9 ditempati oleh angka 3 di bagian kiri jam.

Sementara, posisi angka 3 diisi oleh oleh 9 di bagian kanan jam.

Pembuatan model ini dikarenakan Swiss mendapatkan tarif dagang 39 persen oleh Presiden Trump

Dilansir CNN International, Selasa (16/9/2025), tarif tersebut menjadi salah satu yang tertinggi yang ditetapkan oleh Trump di seluruh dunia.

Jam tangan edisi terbatas Bioceramic MoonSwatch. (Dok. Swatch)
Ilustrasi jam tangan Swatch . (Dok. Swatch)

Hal ini menimbulkan keterkejutan dan kekecewaan di Swiss, produsen terkemuka jam tangan mewah dan barang-barang mewah lainnya.

Swatch mengatakan bahwa jam tangan ini bertujuan untuk menjadi produk yang berumur pendek.

"Karena begitu AS mengubah tarifnya untuk Swiss, kami akan segera menghentikan penjualan jam tangan ini," kata juru bicara tersebut.

Juru bicara Swatch mengatakan permintaan jam tangan tersebut sangat tinggi.

Bahkan, harganya mencapai 450 dolar AS atau sekitar Rp 7,3 juta.

"Permintaan sangat tinggi sehingga kami terus memproduksi, Kita perlu menyadarkan pemerintah kita, yang tampaknya telah melupakan masalah ini," tandasnya.

Kecaman dari produsen itu bukan tanpa alasan. Lantaran Amerika Serikat adalah pelanggan terbesar jam tangan Swiss, dengan ekspor mencapai 5,4 miliar dolar AS pada tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Sri Mulyani Dicopot, Menkeu Purbaya Didesak Kembalikan Kepercayaan Publik

Usai Sri Mulyani Dicopot, Menkeu Purbaya Didesak Kembalikan Kepercayaan Publik

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 17:17 WIB

Berapa Tarif Listrik Terbaru Periode 8-14 September 2025? Berikut Rinciannya

Berapa Tarif Listrik Terbaru Periode 8-14 September 2025? Berikut Rinciannya

News | Senin, 08 September 2025 | 08:40 WIB

Berapa Tarif Cukai Rokok 2025? Viral Isu PHK Massal Gudang Garam

Berapa Tarif Cukai Rokok 2025? Viral Isu PHK Massal Gudang Garam

Bisnis | Minggu, 07 September 2025 | 13:16 WIB

Geger! Trump Ubah Departemen Pertahanan AS Jadi Departemen Perang

Geger! Trump Ubah Departemen Pertahanan AS Jadi Departemen Perang

News | Jum'at, 05 September 2025 | 16:14 WIB

Pengeluaran Ongkos Transportasi Warga Bekasi dan Depok Paling Mahal di Dunia

Pengeluaran Ongkos Transportasi Warga Bekasi dan Depok Paling Mahal di Dunia

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 09:01 WIB

Dituding Naikkan Harga Sewa Kios Plaza 2 Blok M, Kopema: Kebijakan MRT

Dituding Naikkan Harga Sewa Kios Plaza 2 Blok M, Kopema: Kebijakan MRT

News | Kamis, 04 September 2025 | 08:12 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB