ESDM Jamin Dalam 7 Hari ke Depan Tak Ada Kekosongan Stok BBM di SPBU Swasta

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 23 September 2025 | 13:11 WIB
ESDM Jamin Dalam 7 Hari ke Depan Tak Ada Kekosongan Stok BBM di SPBU Swasta
Wamen ESDM Yuliot Tanjung. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  •    Stok BBM swasta akan normal dalam 7 hari

  •    SPBU swasta akan gunakan kuota impor Pertamina

  •    Pertamina dan SPBU swasta sepakat impor BBM

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mememastikan kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU swasta akan berakhir dalam pada 7 hari ke depan.

Hal ini setelah adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar UMUM (SPBU) swasta seperti Shell dan BP-AKR akan menggunakan kuota impor BBM milik PT Pertamina (Persero).

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan penyediaan impor BBM oleh Pertamina dengan SPBU swasta menggunakan skema bisnis antara dua pihak.

Saat ini, menurutnya, antara dua pihak tersebut tinggal melakukan kesepakatan untuk penyediaan impor BBM.

SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell di Cibinong, Bogor, Jawa Barat [Egi/Suarabogor]
SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell di Cibinong, Bogor, Jawa Barat [Egi/Suarabogor]

"Ini untuk SPBU swasta, ini kan sudah ada pertemuan dengan pelaku usaha. Jadi, ini kan pemerintah sudah menambah kuota itu 10%. Kemudian, ya ini kuota yang belum terpakai itu adalah kuota yang ada di Pertamina," ujar Yuliot saat ditemui di Hotel JW Mariott, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

"Jadi, untuk bisa dimanfaatkan kuota yang ada di Pertamina, itu justru tinggal kesepakatan antar badan usaha dan itu juga hari Jumat kemarin, ini Pak Menteri kan juga sudah menyampaikan sendiri," sambung dia.

Yuliot melanjutkan, kesepakatan yang akan ditempuh SPBU swasta dengan Pertamina juga masuk ke tahap penambahan zat adiktif. Dia memastikan, proses kesepakatan ini akan berlangsung selama 7 hari ke depan.

Maka dari itu, Yuliot meyakini, bahwa dalam 7 hari ke depan, tidak ada kelangkaan kembali stok BBM di SPBU Swasta.

"Kemudian berapa kebutuhan itu akan open book. Ya, seharusnya ini tinggal konsolidasikan waktu yang diberikan ke Pertamina dan badan usaha kan 7 hari. Ini arahan dari Menteri ESDM, itu 7 hari itu sudah bisa ini terisi di SPBU Swasta," ucapnya.

Sebelumnya, Sebuah kesepakatan penting berhasil dicapai antara pemerintah, Pertamina, dan sejumlah perusahaan pengelola SPBU swasta, termasuk Shell, Vivo, BP, dan Exxon Mobil.

Untuk mengatasi kelangkaan stok BBM yang sempat terjadi, para pemain swasta ini menyetujui skema baru yakni membeli stok BBM tambahan dengan skema impor melalui Pertamina.

Kesepakatan ini diumumkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, setelah menggelar rapat dengan para manajemen SPBU swasta dan Pertamina di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

"Mereka setuju, dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," tegas Bahlil saat konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terminal Cikampek Pertamina Raih Penghargaan TJSLP Daerah

Terminal Cikampek Pertamina Raih Penghargaan TJSLP Daerah

Bisnis | Minggu, 21 September 2025 | 11:10 WIB

Usai Dicopot dari Kepala PCO, Danantara Tunjuk Hasan Nasbi jadi Komisaris Pertamina

Usai Dicopot dari Kepala PCO, Danantara Tunjuk Hasan Nasbi jadi Komisaris Pertamina

Bisnis | Sabtu, 20 September 2025 | 14:22 WIB

SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina, Simon: Kami Tak Cari Untung!

SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina, Simon: Kami Tak Cari Untung!

Bisnis | Sabtu, 20 September 2025 | 12:10 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB