Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Naik Hampir Rp 100.000, Pelemahan Rupiah Ikut Berperan

M Nurhadi

Rabu, 24 September 2025 | 09:31 WIB
Harga Emas Naik Hampir Rp 100.000, Pelemahan Rupiah Ikut Berperan
Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.]
baca 10 detik
  • Harga emas Antam hari ini, 24 September 2025, naik signifikan menjadi Rp2.255.000 per gram.
  • Kenaikan ini sebesar Rp91.000 atau sekitar 4,21% dibandingkan harga hari sebelumnya.
  • Sentimen positif dari pasar global menjadi faktor pendorong utama tren kenaikan harga ini.

Suara.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan rekor baru. Pada perdagangan hari ini, Rabu (24/9/2025), harga emas Antam untuk satu gram melonjak drastis ke level Rp2.255.000.

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar Rp91.000 dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya, Selasa (23/9/2025), yang berada di posisi Rp2.164.000.

Lonjakan harga ini setara dengan kenaikan sekitar 4,21% dalam waktu 24 jam. Kenaikan tajam ini melanjutkan tren positif yang sudah terjadi sejak awal pekan, seiring dengan sentimen positif dari pasar emas global.

Emas Sebagai Aset Safe Haven 

Kenaikan harga ini tampaknya dipengaruhi oleh sentimen di pasar internasional. Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, banyak investor beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman (safe haven), dan emas menjadi pilihan utama.

Tingginya minat beli membuat pasokan dan permintaan tidak seimbang, yang secara alami mendorong harga untuk terus naik.

Fenomena ini juga terlihat pada produk emas lainnya. Emas dari produsen lain seperti UBS dan Galeri24 juga dilaporkan mengalami kenaikan harga.

Emas UBS tercatat di harga Rp2.193.000 per gram, sementara Galeri24 berada di level Rp2.155.000 per gram.

Bagi investor yang telah memiliki emas, kenaikan drastis ini tentu menjadi kabar baik karena nilai aset mereka bertumbuh pesat.

baca juga

Namun, bagi calon investor, harga yang tinggi ini bisa menimbulkan keraguan untuk memulai. Meskipun demikian, emas tetap dianggap sebagai pelindung nilai terbaik dalam jangka panjang untuk melawan inflasi.

Pergerakan harga emas di dalam negeri tidak hanya dipengaruhi oleh pasar global, tetapi juga oleh nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Melemahnya Rupiah cenderung mendorong kenaikan harga emas lokal, karena harga emas dunia dihitung dalam Dolar.

Meskipun tren kenaikan sangat kuat, para analis pasar mengingatkan bahwa koreksi harga atau penurunan sementara bisa saja terjadi.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tidak panik dan selalu mengambil keputusan investasi berdasarkan analisis yang matang serta tujuan keuangan jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini Melonjak! Antam Tembus Rp 2.255.000, Galeri24 dan UBS Naik

Harga Emas Hari Ini Melonjak! Antam Tembus Rp 2.255.000, Galeri24 dan UBS Naik

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 07:23 WIB

Anak Usaha Astra Beli Tambang Emas di Sulut

Anak Usaha Astra Beli Tambang Emas di Sulut

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 17:39 WIB

IPO Merdeka Gold Resources Cetak Rekor di BEI

IPO Merdeka Gold Resources Cetak Rekor di BEI

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 15:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×