Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Prediksi IHSG Hari Ini: Level Support di Atas 8.100, Sentimen Global Bikin Tertekan

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 25 September 2025 | 08:09 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini: Level Support di Atas 8.100, Sentimen Global Bikin Tertekan
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)
  • IHSG ditutup menguat sangat tipis sebesar 0,02% pada perdagangan kemarin, namun diiringi oleh net sell (jual bersih) signifikan dari investor asing yang mencapai Rp715 miliar.

  • Analisis teknikal memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami kenaikan terbatas hari ini, meskipun sentimen global cenderung menekan setelah Wall Street kembali melemah akibat aksi jual di saham teknologi.

  • Investor disarankan untuk tetap berhati-hati mengingat sentimen jual asing yang kuat dan sentimen global yang beragam, dengan rekomendasi saham yang dapat dicermati antara lain BREN, MBMA, dan DEWA.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sangat tipis sebesar 0,02% pada perdagangan kemarin.

Namun, penguatan minor ini diiringi oleh aksi jual yang signifikan dari investor asing (net sell), yang mencapai Rp715 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing termasuk BBCA, ANTM, BUMI, AMMN, dan SSIA.

Melihat pergerakan tersebut, analisis teknikal memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi mengalami kenaikan terbatas pada perdagangan hari ini.

Level support IHSG diperkirakan berada di rentang 8050-8100, sementara level resistance yang perlu ditembus ada di 8140-8170.

Sentimen Global yang Masih Menekan

Kinerja pasar saham global memberikan sentimen beragam, yang perlu diwaspadai investor IHSG:

Wall Street Melemah Lagi: Indeks-indeks utama Wall Street kembali terkoreksi pada Rabu (24/9), terseret oleh aksi jual berkelanjutan pada saham-saham teknologi. S&P 500 turun 0,28%, Nasdaq Composite 0,34%, dan Dow Jones 0,37%.

Pelemahan dipimpin oleh saham raksasa AI seperti Nvidia dan Oracle, di tengah kekhawatiran tentang prospek industri. Sentimen negatif juga datang dari kekhawatiran penutupan pemerintahan AS (government shutdown) menjelang tenggat waktu 30 September.

Bursa Asia Mixed: Pasar Asia-Pasifik bergerak beragam setelah komentar Ketua The Fed Jerome Powell mengenai valuasi ekuitas yang tinggi.

Meskipun Kospi Korea Selatan dan ASX Australia melemah, pasar-pasar besar seperti Hang Seng Hong Kong dan CSI 300 China justru menguat. Sentimen pasar cenderung waspada menunggu rilis data klaim pengangguran dan inflasi PCE AS pekan ini.

Rekomendasi Saham Hari Ini menurut kajian harian BNI Sekuritas: BREN, MBMA, DEWA, KRAS, dan MINA.

Investor disarankan untuk tetap hati-hati dalam perdagangan hari ini, mengingat sentimen jual asing yang cukup besar kemarin, serta sentimen global yang masih dibayangi kekhawatiran suku bunga dan valuasi saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profit Taking Investor Redam Wall Street, Mampukah IHSG Kembali Menguat Hari Ini?

Profit Taking Investor Redam Wall Street, Mampukah IHSG Kembali Menguat Hari Ini?

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 06:10 WIB

Heboh RDN Dibobol, SIPF Pastikan Investor Punya Jaring Pengaman

Heboh RDN Dibobol, SIPF Pastikan Investor Punya Jaring Pengaman

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 18:10 WIB

Daftar Pemegang Saham EMAS Terbesar, Segini Keuntungan yang Didapat Dari IPO

Daftar Pemegang Saham EMAS Terbesar, Segini Keuntungan yang Didapat Dari IPO

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:21 WIB

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB