Luhut Mengaku Sarankan Menkeu Purbaya untuk Pangkas Cukai Rokok, Potensinya Besar

Kamis, 25 September 2025 | 12:18 WIB
Luhut Mengaku Sarankan Menkeu Purbaya untuk Pangkas Cukai Rokok, Potensinya Besar
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memberikan saran kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk memangkas tarif cukai rokok. [Suara.com/Sumarni]
Baca 10 detik
  • Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyarangkan Menkeu untuk turunkan cukai rokok.
  • Menurut Luhut cukai rokok merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang besar.
  • Pemerintah belum memutuskan kenaikan tarif cukai rokok 2026. 

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah menyarankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memangkas tarif cukai rokok.

Luhut, yang berbicara di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/9/2025) mengatakan saran itu disampaikan saat Purbaya berkomunikasi dengan DEN untuk membahas wacana penurunan tarif cukai rokok.

"Ya saya kira beliau juga kemarin sudah bicara dengan Dewan Ekonomi. Memang kita menyarankan untuk dilihat itu," kata Luhut di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Luhut menilai, cukai rokok merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang besar. Karena itu, tarifnya harus dijaga agar tidak terlalu tinggi sehingga memicu potensi peredaran rokok ilegal.

"Karena itu penerimaan potensi yang besar sekali. Jangan orang nanti lari ke penyeludupan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Menkeu Purbaya sudah memahami dinamika dan risiko yang ada dalam kebijakan cukai. Menurutnya, Purbaya mampu membuat kebijakan secara optimal.

"Saya kira Pak Purbaya sangat paham dan beliau saya lihat sudah mengambil langkah-langkah. Ya kita dukung saja beliau," kata mantan Menko Marves itu.

Sebelumnya Purbaya membuka peluang menurunkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang saat ini rata-rata mencapai 57 persen. Menurutnya, tarif cukai yang terlalu tinggi justru berpotensi menekan industri dalam negeri.

Hingga kini, pemerintah belum memutuskan kenaikan tarif cukai rokok 2026. Purbaya menegaskan, kebijakan akan diputuskan setelah bertemu dengan asosiasi industri rokok.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Beberkan Anehnya Kebijakan Cukai

“Kan pendapatan dari cukai itu nggak harus seharusnya naik, kan? Saya mau ketemu asosiasi rokok, pelanggan yang terbaik untuk cukai rokok ini,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Selasa (23/9/2025).

Ia menekankan, tujuan utama kebijakan adalah menjaga kelangsungan industri rokok dalam negeri agar tidak kalah bersaing dengan produk impor.

“Yang penting adalah kita ingin menjaga, jangan sampai saya mematikan industri rokok domestik sementara industri rokok di Cina hidup gara-gara mereka yang masuk ke sini,” ujarnya.

Meski begitu, Purbaya belum bisa memastikan kapan keputusan resmi akan diumumkan.

“Enggak ada di kepala saya. Anda mau minta bocoran? Jangan. Kan saya biar ketemu dengan mereka dulu, biar mereka janji sama saya. Mungkin sehari dua hari nanti. Mungkin saya telepon besok,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI