Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Menkeu Purbaya Ungkap Harga Asli Pertalite dan Gas LPG 3 Kg Tanpa Subsidi, Anda Cuma Bayar Segini!

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 13:22 WIB
Menkeu Purbaya Ungkap Harga Asli Pertalite dan Gas LPG 3 Kg Tanpa Subsidi, Anda Cuma Bayar Segini!
Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan mengungkap harga asli Pertalite tanpa subsidi adalah Rp11.700 per liter
  • Harga keekonomian gas LPG 3 kg ternyata mencapai Rp42.750 per tabung
  • Selain BBM dan LPG, pemerintah juga menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk mensubsidi komoditas lain seperti solar, minyak tanah, listrik, dan pupuk 

Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan berapa harga asli bensin Pertalite dan gas LPG 3 kg jika pemerintah tidak memberikan subsidi? Siap-siap terkejut, karena Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membeberkan angka-angka yang selama ini tersembunyi di balik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9/2025), Purbaya secara blak-blakan merinci berapa besar uang negara yang digelontorkan untuk menambal selisih harga agar beban masyarakat tidak terlalu berat. Angka yang diungkap benar-benar fantastis.

“Selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi,” kata Purbaya sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Fokus utama yang paling banyak digunakan masyarakat adalah Pertalite dan gas LPG 3 kg atau yang akrab disebut 'gas melon'. Untuk Pertalite, yang saat ini dibeli seharga Rp10.000 per liter, ternyata harga aslinya atau harga keekonomiannya mencapai Rp11.700 per liter. Artinya, setiap liter yang diisi ke kendaraan, pemerintah menombok sebesar Rp1.700 atau sekitar 15% dari harga asli.

Total anggaran untuk menalangi harga Pertalite ini mencapai Rp56,1 triliun pada APBN 2024 dan dinikmati oleh 157,4 juta kendaraan.

Namun, angka yang lebih mencengangkan datang dari gas LPG 3 kg. Tabung gas hijau yang biasa dibeli masyarakat seharga Rp12.750 per tabung, ternyata harga aslinya adalah Rp42.750 per tabung.

Itu berarti pemerintah menyubsidi sebesar Rp30.000 per tabung atau menanggung 70% dari harga keekonomiannya. Untuk subsidi gas melon ini saja, APBN mengalokasikan dana sebesar Rp80,2 triliun pada tahun 2024 untuk 41,5 juta pelanggan.

Tak hanya dua komoditas itu, pemerintah juga menanggung beban besar untuk barang subsidi lainnya. Solar, misalnya, harga aslinya adalah Rp11.950 per liter namun dijual hanya Rp6.800 per liter. Pemerintah menanggung selisih Rp5.150 untuk setiap liternya.

Sektor lain yang juga mendapat suntikan dana besar adalah listrik dan pupuk. Tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA, misalnya, disubsidi sebesar 67%, dari harga asli Rp1.800 per kWh menjadi hanya Rp600 per kWh. Begitu pula dengan pupuk NPK yang harga aslinya Rp10.791 per kg, dijual ke petani hanya seharga Rp2.300 per kg berkat subsidi sebesar 78%.

baca juga

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, meskipun evaluasi akan terus dilakukan agar penyaluran subsidi bisa lebih efektif.

“Ini adalah bentuk keberpihakan fiskal yang akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” kata Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 07:17 WIB

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 10:17 WIB

Angin Segar untuk UMKM Digital! Pajak E-commerce Ditunda, idEA Beri Jempol Menkeu Purbaya

Angin Segar untuk UMKM Digital! Pajak E-commerce Ditunda, idEA Beri Jempol Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 08:25 WIB

Menkeu Purbaya Bikin Gempar Muncul di TikTok: Kita Akan Kaya Bersama

Menkeu Purbaya Bikin Gempar Muncul di TikTok: Kita Akan Kaya Bersama

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 08:41 WIB

Beberkan Keanehan Kebijakan Cukai, Menkeu Purbaya: Industri Itu Enggak Boleh Dibunuh

Beberkan Keanehan Kebijakan Cukai, Menkeu Purbaya: Industri Itu Enggak Boleh Dibunuh

Video | Sabtu, 27 September 2025 | 13:10 WIB

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 10:39 WIB

Hotman Paris Ngeluh Bunga Deposito Turun, Menkeu Purbaya: Sabar, Rugi Sedikit!

Hotman Paris Ngeluh Bunga Deposito Turun, Menkeu Purbaya: Sabar, Rugi Sedikit!

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 18:02 WIB

Terkini

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

×