Menkeu Purbaya Ungkap Harga Asli Pertalite dan Gas LPG 3 Kg Tanpa Subsidi, Anda Cuma Bayar Segini!

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 13:22 WIB
Menkeu Purbaya Ungkap Harga Asli Pertalite dan Gas LPG 3 Kg Tanpa Subsidi, Anda Cuma Bayar Segini!
Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan mengungkap harga asli Pertalite tanpa subsidi adalah Rp11.700 per liter
  • Harga keekonomian gas LPG 3 kg ternyata mencapai Rp42.750 per tabung
  • Selain BBM dan LPG, pemerintah juga menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk mensubsidi komoditas lain seperti solar, minyak tanah, listrik, dan pupuk 

Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan berapa harga asli bensin Pertalite dan gas LPG 3 kg jika pemerintah tidak memberikan subsidi? Siap-siap terkejut, karena Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membeberkan angka-angka yang selama ini tersembunyi di balik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9/2025), Purbaya secara blak-blakan merinci berapa besar uang negara yang digelontorkan untuk menambal selisih harga agar beban masyarakat tidak terlalu berat. Angka yang diungkap benar-benar fantastis.

“Selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi,” kata Purbaya sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Fokus utama yang paling banyak digunakan masyarakat adalah Pertalite dan gas LPG 3 kg atau yang akrab disebut 'gas melon'. Untuk Pertalite, yang saat ini dibeli seharga Rp10.000 per liter, ternyata harga aslinya atau harga keekonomiannya mencapai Rp11.700 per liter. Artinya, setiap liter yang diisi ke kendaraan, pemerintah menombok sebesar Rp1.700 atau sekitar 15% dari harga asli.

Total anggaran untuk menalangi harga Pertalite ini mencapai Rp56,1 triliun pada APBN 2024 dan dinikmati oleh 157,4 juta kendaraan.

Namun, angka yang lebih mencengangkan datang dari gas LPG 3 kg. Tabung gas hijau yang biasa dibeli masyarakat seharga Rp12.750 per tabung, ternyata harga aslinya adalah Rp42.750 per tabung.

Itu berarti pemerintah menyubsidi sebesar Rp30.000 per tabung atau menanggung 70% dari harga keekonomiannya. Untuk subsidi gas melon ini saja, APBN mengalokasikan dana sebesar Rp80,2 triliun pada tahun 2024 untuk 41,5 juta pelanggan.

Tak hanya dua komoditas itu, pemerintah juga menanggung beban besar untuk barang subsidi lainnya. Solar, misalnya, harga aslinya adalah Rp11.950 per liter namun dijual hanya Rp6.800 per liter. Pemerintah menanggung selisih Rp5.150 untuk setiap liternya.

Sektor lain yang juga mendapat suntikan dana besar adalah listrik dan pupuk. Tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA, misalnya, disubsidi sebesar 67%, dari harga asli Rp1.800 per kWh menjadi hanya Rp600 per kWh. Begitu pula dengan pupuk NPK yang harga aslinya Rp10.791 per kg, dijual ke petani hanya seharga Rp2.300 per kg berkat subsidi sebesar 78%.

baca juga

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, meskipun evaluasi akan terus dilakukan agar penyaluran subsidi bisa lebih efektif.

“Ini adalah bentuk keberpihakan fiskal yang akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” kata Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 07:17 WIB

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 10:17 WIB

Angin Segar untuk UMKM Digital! Pajak E-commerce Ditunda, idEA Beri Jempol Menkeu Purbaya

Angin Segar untuk UMKM Digital! Pajak E-commerce Ditunda, idEA Beri Jempol Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 08:25 WIB

Menkeu Purbaya Bikin Gempar Muncul di TikTok: Kita Akan Kaya Bersama

Menkeu Purbaya Bikin Gempar Muncul di TikTok: Kita Akan Kaya Bersama

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 08:41 WIB

Beberkan Keanehan Kebijakan Cukai, Menkeu Purbaya: Industri Itu Enggak Boleh Dibunuh

Beberkan Keanehan Kebijakan Cukai, Menkeu Purbaya: Industri Itu Enggak Boleh Dibunuh

Video | Sabtu, 27 September 2025 | 13:10 WIB

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 10:39 WIB

Hotman Paris Ngeluh Bunga Deposito Turun, Menkeu Purbaya: Sabar, Rugi Sedikit!

Hotman Paris Ngeluh Bunga Deposito Turun, Menkeu Purbaya: Sabar, Rugi Sedikit!

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 18:02 WIB

Terkini

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:02 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

×