Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:04 WIB
Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran
Ilustrasi petani kakao di Mahulu. [ANTARA]
  • COCO melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao setengah jadi.
  • Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.
  • Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi.

Suara.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO), pemilik merek Win & Co., mengambil langkah berani dengan melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao midstream (setengah jadi).

Inisiatif ini menandai upaya perusahaan untuk tidak hanya memperluas pasokan bahan baku, tetapi juga memperkuat daya saingnya di kancah global yang bernilai puluhan miliar dolar.

Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.

Direktur Utama Win & Co., Sugianto Soenario, menegaskan optimisme perusahaan. "Kami percaya bahwa ekspansi ke midstream cocoa merupakan langkah tepat untuk menjadikan Win & Co. sebagai trusted cocoa partner di tingkat nasional maupun internasional," ujar Sugianto.

Langkah Win & Co. didukung oleh data pasar yang sangat menjanjikan. Merujuk pada riset global Towards FnB, tren konsumsi produk turunan kakao di seluruh dunia diperkirakan akan melonjak dari USD26,59 miliar (sekitar Rp433 triliun) pada tahun 2025 menjadi sekitar USD45,70 miliar (sekitar Rp745 triliun) pada tahun 2034.

Meskipun saat ini pasar global didominasi Eropa, yang merupakan pusat impor dan pengolahan kakao, potensi pertumbuhan terbesar justru ada di Asia-Pasifik, yang merupakan konsumen besar produk olahan seperti biskuit dan es krim. Secara jenis produk, cocoa powder masih memimpin, namun cocoa butter diprediksi akan menjadi bintang dengan pertumbuhan tercepat.

Ekspansi ini juga menjadi jawaban atas ironi di pasar domestik. Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi, mencapai 133 ribu ton.

Jika tidak ada aral melintang produksi midstream cocoa ini direncanakan akan dimulai pada Kuartal IV 2026. Perusahaan akan fokus pada segmen B2B (Business-to-Business) yang masih mendominasi pasar, sambil memanfaatkan platform digital untuk segmen B2C. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendorong ekspor produk bernilai tambah dan meningkatkan ketahanan industri pangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

News | Selasa, 23 September 2025 | 14:52 WIB

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 08:53 WIB

Terkini

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB