Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:04 WIB
Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran
Ilustrasi petani kakao di Mahulu. [ANTARA]
baca 10 detik
  • COCO melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao setengah jadi.
  • Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.
  • Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi.

Suara.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO), pemilik merek Win & Co., mengambil langkah berani dengan melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao midstream (setengah jadi).

Inisiatif ini menandai upaya perusahaan untuk tidak hanya memperluas pasokan bahan baku, tetapi juga memperkuat daya saingnya di kancah global yang bernilai puluhan miliar dolar.

Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.

Direktur Utama Win & Co., Sugianto Soenario, menegaskan optimisme perusahaan. "Kami percaya bahwa ekspansi ke midstream cocoa merupakan langkah tepat untuk menjadikan Win & Co. sebagai trusted cocoa partner di tingkat nasional maupun internasional," ujar Sugianto.

Langkah Win & Co. didukung oleh data pasar yang sangat menjanjikan. Merujuk pada riset global Towards FnB, tren konsumsi produk turunan kakao di seluruh dunia diperkirakan akan melonjak dari USD26,59 miliar (sekitar Rp433 triliun) pada tahun 2025 menjadi sekitar USD45,70 miliar (sekitar Rp745 triliun) pada tahun 2034.

Meskipun saat ini pasar global didominasi Eropa, yang merupakan pusat impor dan pengolahan kakao, potensi pertumbuhan terbesar justru ada di Asia-Pasifik, yang merupakan konsumen besar produk olahan seperti biskuit dan es krim. Secara jenis produk, cocoa powder masih memimpin, namun cocoa butter diprediksi akan menjadi bintang dengan pertumbuhan tercepat.

Ekspansi ini juga menjadi jawaban atas ironi di pasar domestik. Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi, mencapai 133 ribu ton.

Jika tidak ada aral melintang produksi midstream cocoa ini direncanakan akan dimulai pada Kuartal IV 2026. Perusahaan akan fokus pada segmen B2B (Business-to-Business) yang masih mendominasi pasar, sambil memanfaatkan platform digital untuk segmen B2C. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendorong ekspor produk bernilai tambah dan meningkatkan ketahanan industri pangan nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

News | Selasa, 23 September 2025 | 14:52 WIB

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 08:53 WIB

Terkini

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

×