Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Shutdown AS Diabaikan, IHSG 'Pertahankan'Level 8.000 di Tengah Tekanan Jual Asing

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:43 WIB
Shutdown AS Diabaikan, IHSG 'Pertahankan'Level 8.000 di Tengah Tekanan Jual Asing
IHSG Bursa Efek Indonesia hari ini [Suara.com/Muhaimin A Untung]
  • Wall Street kembali menguat (S&P 500 +0,34% mencapai rekor tertinggi) karena pasar bertaruh shutdown Pemerintah AS hanya akan berlangsung singkat.
  • IHSG kembali melemah 0,21% dengan net sell asing mendekati Rp1 Triliun. Analis memperkirakan IHSG berpeluang rebound hari ini, dengan support krusial di 8000 dan target resistance di 8060-8100.

Suara.com - Pasar global menunjukkan optimisme yang kontras dengan kondisi politik di Amerika Serikat.

Meskipun Pemerintah AS resmi mengalami shutdown (penutupan) setelah Senat gagal meloloskan rancangan belanja sementara, Wall Street justru ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/10/2025) atau Kamis dini hari.

Pelaku pasar bertaruh bahwa penutupan pemerintah kali ini hanya akan berlangsung singkat dan tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian secara luas.

Indeks S&P 500 naik 0,34% dan berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Nasdaq Composite menguat 0,42%, sementara Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,09%.

Di tengah optimisme bursa AS, investor tetap mencermati risiko lain, termasuk pelemahan pasar tenaga kerja (data ADP menunjukkan tenaga kerja sektor swasta menyusut 32 ribu, jauh di bawah ekspektasi), ancaman inflasi, dan valuasi saham yang tinggi.

Dampak langsung dari shutdown adalah pembatalan rilis laporan ketenagakerjaan penting, nonfarm payrolls, yang seharusnya dijadwalkan akhir pekan ini.

IHSG Terus Tertekan Jual Asing

Berbeda dengan euforia di Wall Street, pergerakan di pasar domestik, khususnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih diwarnai tekanan jual.

IHSG kemarin ditutup kembali melemah tipis 0,21%, dengan investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) yang masif, mencapai sekitar Rp998 Miliar atau nyaris Rp1 Triliun.

Aksi jual asing ini berfokus pada saham-saham blue chip yang menjadi penopang indeks, terutama BBCA, BBRI, ARCI, BBNI, dan PTRO.

Konsistensi net sell asing dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama yang menahan laju penguatan IHSG.

Sementara itu, bursa Asia bergerak beragam (mixed). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix melemah setelah Bank of Japan (BOJ) merilis survei Tankan yang menunjukkan sentimen bisnis manufaktur, meskipun naik, namun lebih rendah dari ekspektasi.

Di sisi lain, Kospi Korea Selatan, FTSE Straits Singapura, dan FTSE Malay KLCI justru mencatatkan penguatan.

Potensi Rebound dengan Support Kritis 8000

Secara teknikal, tekanan jual yang terjadi dalam dua hari terakhir membawa IHSG berada di posisi yang krusial. Analis melihat bahwa IHSG hari ini, Kamis (2/10/2024), berpotensi mengalami technical rebound.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Menang Banyak dari Negosiasi Freeport: Genggam 12 Persen Saham Hingga Pembangunan Sekolah

Pemerintah Menang Banyak dari Negosiasi Freeport: Genggam 12 Persen Saham Hingga Pembangunan Sekolah

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Pemicu IHSG Terus Bergerak Loyo dalam Dua Hari Ini

Pemicu IHSG Terus Bergerak Loyo dalam Dua Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:25 WIB

Awal Oktober Merah, IHSG Dihantam Aksi Profit Taking Saham Big Caps

Awal Oktober Merah, IHSG Dihantam Aksi Profit Taking Saham Big Caps

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB