Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

LPS soal Indeks Situasi Saat Ini: Orang Miskin RI Mengelus Dada

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 09:50 WIB
LPS soal Indeks Situasi Saat Ini: Orang Miskin RI Mengelus Dada
Ilustrasi. Pekerja berjalan sepulang bekerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • LPS melaporkan, Indeks Moralitas Konsumen (IMK) dan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) sama-sama menurun.
  • Pemicu utamanya adalah lonjakan pengeluaran untuk tahun ajaran baru sekolah serta tekanan kenaikan harga sembako.
  • Penurunan ini dipengaruhi oleh Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) yang anjlok 5,4 poin ke level 65,8.

Suara.com - Tingkat optimisme konsumen Indonesia terhadap kondisi ekonomi merosot tajam pada September 2025.  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan, Indeks Moralitas Konsumen (IMK) dan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) sama-sama menurun.

Pemicu utamanya adalah lonjakan pengeluaran untuk tahun ajaran baru sekolah serta tekanan kenaikan harga sembako.

Data LPS mencatat, IMK per September 2025 turun 1,6 poin menjadi 77,3. Penurunan ini terutama didorong oleh anjloknya Indeks Intensitas Menabung (IIM) sebesar 3,6 poin ke level 67,1.

Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, menuturkan pelemahan ini mencerminkan pengeluaran rumah tangga yang mendadak tinggi di awal tahun akademik. "Pelemahan ini mencerminkan intensitas menabung konsumen yang melandai seiring dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada tahun akademik baru," kata Seto dalam laporannya dikutip Jumat (3/10/2025).

Adanya peningkatan porsi responden yang merasa jumlah yang ditabungnya lebih kecil dari yang direncanakan (naik dari 47,5% menjadi 54,4%) menunjukkan bahwa uang belanja bulanan banyak dialokasikan ke pos-pos lain yang mendesak.

Namun, kabar baiknya, niat menabung konsumen untuk tiga bulan ke depan masih terjaga. Ini terlihat dari Indeks Waktu Menabung (IWM) yang justru sedikit meningkat ke level 87,4, menandakan optimisme masyarakat untuk kembali menabung setelah melewati masa sibuk pengeluaran.

Selain masalah tabungan, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) juga merosot 3,5 poin ke level 90,5. Penurunan ini dipengaruhi oleh Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) yang anjlok 5,4 poin ke level 65,8.

Seto Wardono menyebut kondisi ini mencerminkan pelemahan persepsi terhadap kondisi ekonomi dan lapangan kerja saat ini. "Konsumen menghadapi kenaikan harga sembako dan kondisi lapangan kerja yang sulit," katanya.

Faktor lain yang turut berkontribusi adalah kegagalan panen dan mahalnya harga pupuk akibat cuaca ekstrem, yang secara tidak langsung menekan daya beli.

Meski demikian, masyarakat kelas atas (berpendapatan di atas Rp7 juta/bulan) tetap berada di level optimis (IKK di atas 100). Secara keseluruhan, konsumen masih memandang prospek ekonomi ke depan dengan optimis, tercermin dari Indeks Ekspektasi (IE) yang masih di atas 100, yaitu pada level 109,0. Hal ini memberikan harapan bahwa penurunan kepercayaan ini bersifat temporer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Masyarakat untuk Menabung di Bank Turun pada September 2025, Apa Penyebabnya?

Minat Masyarakat untuk Menabung di Bank Turun pada September 2025, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 08:09 WIB

Gak Perlu Panik! Ini Cara Mudah Nabung Buat Pernikahan Meski Gaji Pas-pasan

Gak Perlu Panik! Ini Cara Mudah Nabung Buat Pernikahan Meski Gaji Pas-pasan

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 19:38 WIB

Rapat Paripurna Sepakat RUU P2SK Jadi Usulan DPR

Rapat Paripurna Sepakat RUU P2SK Jadi Usulan DPR

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB