Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

OJK Pastikan Investasi Saham Bukan Masuk Judi, Ini Faktanya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 11:34 WIB
OJK Pastikan Investasi Saham Bukan Masuk Judi, Ini Faktanya
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto
  • OJK tegaskan investasi saham bukan perjudian dan telah mendapat fatwa halal dari MUI.

  • Pasar modal syariah di Indonesia terus berkembang dengan sistem transaksi sesuai prinsip syariah.

  • Jumlah investor muda meningkat pesat, mencerminkan potensi besar pengembangan pasar modal syariah

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan investasi saham bukan termasuk perjudian.

Hal ini banyak disalahartikan oleh sebagian yang tidak memahami instrumen investasi saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengungkapkan, beberapa alasan bahwa investasi saham bukanlah perjudian.

Sebab, investasi di pasar modal juga sudah mendapatkan fatwa yang diperbolehkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"P juga kami tekankan bahwa investasi saham bukanlah perjudian. Saham merupakan instrumen investasi yang sah dan dalam konteks syariah telah memperoleh legitimasi dari DSN MUI, dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, melalui fatwa-fatwanya," katanya dalam kuliah umum di Aceh secara virtual, Jumat (3/10/2025).

Dia pun menyebutkan beberapa instrumen pasar modal ada yang berbentuk syariah.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi . (Suara.com/Achmad Fauzi)

Untuk itu, OJK memastikan kepatuhan, pasar modal syariah di Indonesia bahkan telah dilengkapi dengan SOTS atau Syariah Online Trading System.

"Sehingga setiap transaksi terjamin sesuai prinsip syariah, bebas dari unsur riba," jelasnya.

OJK pun mencatat minat kaum muda terhadap pasar modal juga sangat meningkat Dari sisi demand, terlihat bahwa pertumbuhan jumlah investor itu sangat besar sekali dalam 5 tahun terakhir.

Hingga pertengahan bulan September ini jumlah investor di pasar modal telah mencapai 18.504.054 SID atau kenaikan sebesar 24,43 persen.

"Dan kalau kita lihat bahwasannya presentasi komposisinya, itu adalah demografi daripada investor individu yang berusia di bawah 30 tahun, itu bahkan mayoritas mencapai 54,23 persen dari seluruh SID yang ada," bebernya.

Menurut dia, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki peluang besar dalam pengembangan pasar modal syariah.

Mengingat tentunya masyarakat mayoritas adalah muslim, artinya kesempatan untuk berinvestasi dengan cara yang halal dan sesuai prinsip syariah terbuka sangat besar.

"Semangat berinvestasi ini kita tentunya harus tetap kuat dan terarah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 13:06 WIB

Rupiah Meloyo, Ini Jurus Jitu BI, OJK, dan Bank Tingkatkan Pasar Keuangan

Rupiah Meloyo, Ini Jurus Jitu BI, OJK, dan Bank Tingkatkan Pasar Keuangan

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 12:05 WIB

Waskita Karya Jual Saham Anak Usaha di Sektor Energi Senilai Rp179 Miliar

Waskita Karya Jual Saham Anak Usaha di Sektor Energi Senilai Rp179 Miliar

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 11:40 WIB

Industri Keuangan Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia

Industri Keuangan Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 10:24 WIB

IHSG Menguat Senin Pagi, Tapi Diproyeksikan Anjlok

IHSG Menguat Senin Pagi, Tapi Diproyeksikan Anjlok

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 09:22 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini di Tengah Pelemahan Bursa Asia Imbas Tekanan Tarif Trump

Prediksi IHSG Hari Ini di Tengah Pelemahan Bursa Asia Imbas Tekanan Tarif Trump

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 06:27 WIB

Terkini

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB