Rupiah Kembali Menguat pada Jumat Sore

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:48 WIB
Rupiah Kembali Menguat pada Jumat Sore
Nilai tukar rupiah kembali menguat pada penutupan perdagnangan Jumat (3/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah menguat 35 poin pada Jumat sore ini.
  • Dipengaruhi oleh faktor eksternal, di mana pasar mengabaikan shutdown pemerintah Amerika Serikat.
  • Di dalam negeri, kebijakan Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang terjaga membuat rupiah semakin perkasa.

Suara.com - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada penutupan perdagangan Jumat sore ini (3/10/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat ke level 16.563 per dolar Amerika Serikat (AS), atau naik 35 poin.

Sedangkan kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan posisi rupiah Rp16.611 per dolar AS.

Penutupan ini lebih baik dibandingkan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.598 per dolar AS. Padahal, pagi tadi rupiah sempat melemah ke level Rp16.631.

Sedangkan, mata uang di Asia bervariasi dengan peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,41%. Selanjutnya ada baht Thailand yang terkerek 0,21 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup menanjak 0,12 persen.

Dolar Hongkong juga naik 0,03 persen, demikian pun dolar Singapura yang menguat tipis 0,008 persen terhadap the greenback di sore ini. Namun, ringgit Malaysia dan yen Jepang sama-sama menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,09 persen.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan mata uang Indonesia disebabkan beberapa faktor eksternal dan domestik.

Dari eksternal, pasar sebagian besar mengabaikan kekhawatiran atas dampak langsung dari penutupan atau shutdown pemerintah AS. Apalagi, penutupan di masa lalu hanya berdampak terbatas pada pasar keuangan.

"Pasar lebih fokus pada data ketenagakerjaan swasta pekan ini, terutama karena data penggajian non-pertanian pemerintah untuk periode September tampaknya tertunda akibat shutdown pemerintah," katanya.

Sedangkan, dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mencatat Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2025 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5 persen kurang lebih 1 persen.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Menguat Berkat Inflasi yang Terkendali

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK September 2025 tercatat inflasi sebesar 0,21% secara bulanan sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 2,65% secara tahunan.

"Pada perdagangan akhir pekan, mata uang rupiah ditutup menguat 43 poin sebelumnya sempat melemah 25 point dilevel Rp.16.555 dari penutupan sebelumnya di level Rp.16.598," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI