Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Geger Shutdown AS, Menko Airlangga: Perundingan Dagang RI Berhenti Dulu!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:36 WIB
Geger Shutdown AS, Menko Airlangga: Perundingan Dagang RI Berhenti Dulu!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Fadil-Suara.com
  • Menko Airlangga mengakui bahwa kebuntuan anggaran di Negeri Paman Sam itu langsung mengganggu agenda kerja Indonesia.
  • Dampak yang paling terasa, menurut Airlangga, adalah terhentinya sementara perundingan dagang antara Indonesia dan AS.
  •  Meski demikian penundaan ini tidak akan memengaruhi hasil akhir perundingan dagang kedua negara.

Suara.com - Keputusan shutdown atau penghentian operasional pemerintah Amerika Serikat (AS) yang resmi dimulai pada 1 Oktober 2025 mulai menunjukkan dampaknya di panggung global, termasuk ke Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui bahwa kebuntuan anggaran di Negeri Paman Sam itu langsung mengganggu agenda kerja Indonesia.

Dampak yang paling terasa, menurut Airlangga, adalah terhentinya sementara perundingan dagang antara Indonesia dan AS.

"Dampaknya jelas, terkait dengan perundingan dagang kan dengan shutdown ya berhenti dulu," ungkap Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jumat (3/10/2025).

Meskipun perundingan terhenti, Airlangga buru-buru menenangkan pasar. Ia yakin penundaan ini tidak akan memengaruhi hasil akhir perundingan dagang kedua negara. Menurutnya, poin-poin krusial dalam negosiasi dengan AS sudah relatif diselesaikan.

Selain itu, Airlangga juga menegaskan bahwa shutdown pemerintah AS tidak akan menjalar ke pasar keuangan Indonesia, khususnya nilai tukar Rupiah. Ia menekankan bahwa operasional pemerintah berbeda dengan urusan pasar modal dan nilai tukar.

"Tidak (mengganggu Rupiah), itu kan (shutdown) pemerintah AS, beda," tegasnya.

Shutdown pemerintah AS kali ini terjadi karena Kongres gagal menyepakati anggaran belanja sebelum tahun fiskal 2025 berakhir pada 30 September. Ini berarti pemerintah AS tidak memiliki dana legal untuk membiayai operasionalnya.

Peristiwa ini diwarnai dengan saling tuding antara Partai Republik dan Partai Demokrat. Partai Demokrat bersikeras agar subsidi layanan kesehatan di bawah UU Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) diperpanjang, sementara Partai Republik menolak persyaratan tambahan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penguatan Rupiah Paling Moncer di Asia

Penguatan Rupiah Paling Moncer di Asia

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 19:32 WIB

Shutdown AS Terjadi Lagi! Inilah 7 Fakta Penting yang Harus Anda Tahu

Shutdown AS Terjadi Lagi! Inilah 7 Fakta Penting yang Harus Anda Tahu

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 18:56 WIB

Tak Cuma Hamburger, Ini 10 Menu Kuliner Amerika Serikat Populer yang Menarik Dicoba

Tak Cuma Hamburger, Ini 10 Menu Kuliner Amerika Serikat Populer yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2025 | 18:33 WIB

Terkini

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:16 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:20 WIB

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:33 WIB