Prabowo Bongkar Borok Tambang Ilegal: Negara Dibobol Rp300 Triliun, 'Emas Baru' Dikeruk Habis!

Bangun Santoso

Senin, 06 Oktober 2025 | 13:58 WIB
Prabowo Bongkar Borok Tambang Ilegal: Negara Dibobol Rp300 Triliun, 'Emas Baru' Dikeruk Habis!
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Musyawarah Nasional PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025). [Tangkapan layar PKSTV]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkap kerugian negara mencapai Rp300 triliun dari aktivitas enam perusahaan tambang ilegal di Bangka Belitung
  • Aparat menyita enam smelter ilegal beserta barang bukti senilai Rp6-7 triliun
  • Pemerintah menegaskan komitmen untuk memberantas tambang ilegal dan akan menyerahkan pengelolaan smelter sitaan kepada PT Timah dan masyarakat

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap skala kerugian negara yang mengejutkan akibat praktik penambangan ilegal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kunjungan kerjanya, Prabowo menyebut angka kerugian dari enam perusahaan saja telah menembus Rp300 triliun.

Temuan ini terungkap setelah aparat penegak hukum menyita enam unit smelter atau fasilitas pemurnian timah yang beroperasi secara liar di dalam kawasan konsesi resmi milik PT Timah Tbk.

"Kita bisa bayangkan, kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total Rp300 triliun," tegas Prabowo dalam wawancara cegat di sela agenda penyerahan barang hasil rampasan negara di Pangkal Pinang, Senin (6/10/2025).

Dari penyitaan tersebut, ditemukan bukan hanya tumpukan logam timah, tetapi juga material logam tanah jarang (LTJ) atau monasit yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi di pasar global.

LTJ merupakan komponen vital dalam industri modern, mulai dari elektronik, kendaraan listrik, hingga teknologi pertahanan, menjadikannya sebagai "emas baru" dunia.

Prabowo merinci bahwa nilai barang sitaan dari keenam smelter tersebut sudah sangat besar, bahkan sebelum nilai monasit dihitung secara penuh.

"Nilainya dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati Rp6 triliun-Rp7 triliun," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Nilai ini diperkirakan akan melonjak drastis setelah puluhan ribu ton monasit yang ditemukan dihitung nilainya. Presiden memberikan gambaran betapa berharganya komoditas ini.

baca juga

"Monasit itu satu ton bisa ratusan ribu dolar, 200 ribu dolar. Monasit total ditemukan puluhan ribu ton, mendekati 40 ribu ton," ungkapnya.

Berdasarkan perhitungan awal inilah, potensi kerugian negara akibat penjarahan sumber daya alam tersebut diperkirakan mencapai Rp300 triliun.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak lagi memberi ampun bagi para pelaku tambang ilegal dan penyelundup kekayaan alam Indonesia.

Ia menyatakan praktik lancung semacam ini harus dihentikan karena menyangkut kedaulatan ekonomi bangsa.

Sebagai informasi, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan jantung kekayaan mineral Indonesia. Wilayah ini menyimpan 91 persen cadangan timah nasional dan sekitar 95 persen potensi logam tanah jarang jenis neodymium, cerium, dan lanthanum.

Sebagai tindak lanjut, keenam smelter timah ilegal yang telah disita negara tersebut kini akan diserahkan pengelolaannya kepada PT Timah untuk dioperasikan bersama masyarakat setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Jokowi Temui Prabowo Ngobrol 4 Mata, PAN Beri Respons Begini

Soal Jokowi Temui Prabowo Ngobrol 4 Mata, PAN Beri Respons Begini

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:52 WIB

Sherly Tjoanda Blak-blakan Tak Suka Penjilat: Saya Tak Perlu Dipuji dan Tak Butuh Materi

Sherly Tjoanda Blak-blakan Tak Suka Penjilat: Saya Tak Perlu Dipuji dan Tak Butuh Materi

Entertainment | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:37 WIB

Elite PSI Berdoa Agar Pihak-pihak yang Ingin Menjauhkan Prabowo dan Jokowi Berhenti dan Insyaf

Elite PSI Berdoa Agar Pihak-pihak yang Ingin Menjauhkan Prabowo dan Jokowi Berhenti dan Insyaf

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:35 WIB

Prabowo-Jokowi Bertemu di Kertanegara, Analis: Bisa Jadi Bahas Ijazah Gibran atau Dukungan 2 Periode

Prabowo-Jokowi Bertemu di Kertanegara, Analis: Bisa Jadi Bahas Ijazah Gibran atau Dukungan 2 Periode

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:08 WIB

Kondisi Kesehatan jadi Sebab Jokowi Absen HUT ke-80 TNI: Masih Pemulihan, Dianjurkan Tak Kena Panas

Kondisi Kesehatan jadi Sebab Jokowi Absen HUT ke-80 TNI: Masih Pemulihan, Dianjurkan Tak Kena Panas

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:24 WIB

Jokowi-Prabowo Bertemu di Kertanegara, Analis Ungkap Spekulasi di Balik Silaturahmi

Jokowi-Prabowo Bertemu di Kertanegara, Analis Ungkap Spekulasi di Balik Silaturahmi

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:35 WIB

Rapat 'Rahasia' di Kertanegara? Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Malam Minggu, Ada Apa?

Rapat 'Rahasia' di Kertanegara? Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Malam Minggu, Ada Apa?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:27 WIB

Terkini

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:14 WIB

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

×