Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Usai BNI, Menkeu Purbaya Lanjut Sidak Bank Mandiri Pantau Anggaran Rp 200 T

Dicky Prastya | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 18:21 WIB
Usai BNI, Menkeu Purbaya Lanjut Sidak Bank Mandiri Pantau Anggaran Rp 200 T
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
  • Menkeu Purbaya lakukan sidak ke Bank Mandiri setelah sebelumnya ke BNI untuk memantau penyerapan anggaran Rp 200 triliun.
  • Bank Mandiri telah menyerap 70% dari alokasi Rp 55 triliun dan mengusulkan tambahan dana untuk sektor properti dan otomotif.
  • Purbaya optimis ekonomi Q4 2025 bisa tumbuh di atas 5,5% berkat peningkatan kredit dan penyerapan anggaran.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terpantau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pagi tadi. Ini jadi sidak kedua yang dilakukan, di mana sebelumnya terjadi di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI.

Sidak ini diunggah di akun TikTok @purbayayudhis sekitar sore tadi. Unggahan itu memperlihatkan Menkeu Purbaya berada di Mandiri Club, Jakarta Selatan pada Senin (6/10/2025).

"Biasa kita kasih, semacam sidak lah, dadakan. Mereka (Mandiri) enggak tahu. Baru tahu tadi pagi kali pas saya mau masuk, saya mau datang ke sana," kata Purbaya dalam videonya, Senin (6/10/2025).

Purbaya menyebut kalau sidak ini menghasilkan diskusi yang menarik dengan jajaran Bank Mandiri. Bendahara Negara mengaku bahwa mereka lebih siap saat disidak ketimbang BNI.

"Tapi diskusinya menarik sih dengan Bank Mandiri. Mereka lebih siap dibanding BNI karena mungkin sudah dengar, cari-cari bocoran terus kan? Mereka siap-siap. Jadi bagus sih," lanjut dia.

Purbaya menyebut kalau di sana ia memantau penyerapan dana anggaran Pemerintah kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan total Rp 200 triliun. Bank Mandiri sendiri kebagian Rp 55 triliun dari keseluruhan.

Purbaya mengatakan kalau Mandiri sudah menyerap 70 persen dari dana yang disalurkan Pemerintah. Ia juga menyatakan bahwa mereka ingin meminta anggaran tambahan untuk sektor lain seperti properti dan otomotif.

"Saya monitor dari uang yang kita kasih ke mereka, itu 70 persen sudah terserap, sudah disalurkan. Mungkin mereka minta lagi. Kalau bisa ada tambahan yang bisa disalurkan ke sektor yang lain, mungkin ke properti dan otomotif," papar dia.

Ia melanjutkan, hampir semua anggaran sudah diserap. Bahkan kredit juga tumbuh dari 8 persen menjadi hampir 11 persen dalam waktu tak sampai sebulan.

Menkeu Purbaya menilai kalau ini adalah sinyal positif. Ia percaya kebijakan tersebut bisa membuat pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen untuk Q4 2025.

"Hampir semua sudah muter (anggaran Rp 200 triliun). Jadi kalau dilihat, kreditnya juga tumbuh dari 8 sekarang hampir 11 persen. Data terakhir, belum penuh satu bulan kan? Jadi positif, sinyal positif. Artinya kira-kira stimulus saya akan berjalan di ekonomi," beber dia.

"Jadi saya positif triwulan keempat ekonomi akan tumbuh mungkin di atas 5,5 persen," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidak Bank Mandiri, Menkeu Purbaya Mengaku Dimintai Uang Lagi untuk Kredit Properti dan Otomotif

Sidak Bank Mandiri, Menkeu Purbaya Mengaku Dimintai Uang Lagi untuk Kredit Properti dan Otomotif

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 16:06 WIB

Ini Dampak Langsung Kebijakan Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Hasil Tembakau

Ini Dampak Langsung Kebijakan Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Hasil Tembakau

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 15:58 WIB

Purbaya Kukuh soal Peringatan Luhut, Tetap Potong Anggaran MBG Jika Tak Terserap

Purbaya Kukuh soal Peringatan Luhut, Tetap Potong Anggaran MBG Jika Tak Terserap

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:39 WIB

Drama Anggaran MBG: Tarik Ulur Purbaya dan Luhut

Drama Anggaran MBG: Tarik Ulur Purbaya dan Luhut

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:33 WIB

Pujian Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Dia Tidak Membebani Rakyat

Pujian Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Dia Tidak Membebani Rakyat

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:26 WIB

Percepat Realisasi Program 3 Juta Rumah, BNI Gandeng Pengembang di Serang

Percepat Realisasi Program 3 Juta Rumah, BNI Gandeng Pengembang di Serang

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:31 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB