Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Daftar Emiten Saham yang Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:17 WIB
Daftar Emiten Saham yang Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah
Emiten di Bursa Saham Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah (ilustrasi gemini)

Suara.com - Isu pengelolaan sampah di Indonesia kini tidak hanya menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mulai menarik minat serius dari dunia usaha, termasuk perusahaan-perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Permasalahan "darurat sampah" di banyak daerah justru membuka peluang bisnis besar, terutama dalam pengembangan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah.

Beberapa emiten, baik yang memang sudah lama bergerak di sektor limbah maupun yang melakukan transformasi bisnis dari sektor lain (seperti batu bara), kini mulai serius menggarap "emas hijau" ini.

Berikut adalah beberapa emiten yang dikenal fokus atau memiliki porsi signifikan dalam bisnis pengelolaan sampah dan limbah di Indonesia:

1. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

Fokus Bisnis: Awalnya dikenal sebagai perusahaan batu bara, TOBA sedang melakukan transformasi bisnis yang "berani" (bold transformation) menuju energi hijau dan bisnis berkelanjutan, termasuk pengelolaan limbah.

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Limbah Medis dan Umum: TOBA telah mengakuisisi perusahaan pengelola limbah, termasuk perusahaan Singapura bernama Asia Medical Enviro Services (AMES) yang fokus pada limbah medis, serta perusahaan Indonesia ARAH Environmental yang melayani limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) medis, komersial, dan domestik.
  • Mengubah Limbah Menjadi Energi: Salah satu fokus utamanya adalah mengolah limbah menjadi sumber energi. Ini sejalan dengan upaya perseroan untuk mencapai portofolio 100% hijau pada tahun 2030.
  • Kinerja: Segmen pengelolaan limbah TOBA menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan, menjadikannya katalis jangka panjang bagi kinerja perseroan.

2. PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI)

Fokus Bisnis: MHKI adalah perusahaan yang memang bergerak di bidang pengelolaan limbah sejak didirikan pada tahun 2004. Perusahaan ini menawarkan layanan terintegrasi atau One Package Service.

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Limbah B3 dan Non-B3: MHKI beroperasi dengan izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengolah limbah berbahaya dan beracun (B3) serta limbah non-B3.
  • Layanan Lengkap: Layanan mereka mencakup pengangkutan (transporter), pengumpul, pengolah, hingga pemanfaat limbah.
  • Produk Bernilai Tambah: MHKI memiliki keunggulan dalam menghasilkan produk sampingan dari pengolahan limbah yang memiliki nilai jual tinggi, seperti logam batangan, oli-bahan bakar alternatif, hingga plastik poliester. Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular.

3. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)

Fokus Bisnis: OASA adalah emiten yang memposisikan diri di sektor energi terbarukan (EBT), termasuk proyek yang berkaitan dengan pengelolaan sampah menjadi energi.

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Waste-to-Energy (WtE): Perusahaan ini melalui anak usahanya, seperti PT Mentari Biru Energi dan PT Indoplas Makmur Lestari, terlibat dalam treatment air, limbah, serta pemulihan material sampah.
  • Bioenergi: Bisnisnya juga mencakup industri kayu bakar, pelet kayu, dan pengadaan gas bio (biomassa), yang mana bahan bakunya bisa terkait dengan limbah organik atau sisa hasil hutan.
  • Ekspansi: OASA secara aktif berupaya memperluas proyek Waste-to-Energy di Indonesia.

4. PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

Fokus Bisnis: Awalnya di sektor perdagangan batu bara, SGER telah melakukan diversifikasi bisnis untuk masuk ke sektor energi baru terbarukan dan pengelolaan limbah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandung 'Hareudang' Karena Sampah Makanan, Komunitas Gen Z Ini Punya Solusinya

Bandung 'Hareudang' Karena Sampah Makanan, Komunitas Gen Z Ini Punya Solusinya

Your Say | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:25 WIB

IHSG Sesi I: Energi dan Teknologi Terbang Tinggi, Keuangan dan Infrastruktur Masih Keok

IHSG Sesi I: Energi dan Teknologi Terbang Tinggi, Keuangan dan Infrastruktur Masih Keok

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:25 WIB

IHSG Terjun Bebas di Sesi Pertama! Apa yang Terjadi?

IHSG Terjun Bebas di Sesi Pertama! Apa yang Terjadi?

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB