Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Pecahkan Rekor Lagi: Apa yang Mendorong XAUUSD Terus Meroket?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:16 WIB
Harga Emas Pecahkan Rekor Lagi: Apa yang Mendorong XAUUSD Terus Meroket?
Ilustrasi emas (Unsplash)
  • Harga Emas (XAU/USD) melanjutkan reli ke rekor tertinggi baru di tengah sentimen bullish yang kuat, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan risiko perang dagang AS-China yang membayangi. Fokus pasar kini tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell malam ini untuk mencari petunjuk kebijakan moneter lebih lanjut. Level kunci berikutnya di $4.200.

Suara.com - Harga Emas (XAU/USD) sekali lagi mencatatkan rekor pencapaian baru pada perdagangan awal Selasa.

Sentimen bullish yang dominan di pasar logam mulia tampak tak tergoyahkan, bahkan di tengah adanya jeda rebound Dolar AS (USD) semalam.

Kekuatan Emas didukung oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter dari Amerika Serikat.

Emas tetap menjadi aset favorit dengan strategi 'Buy on Pullback' (beli saat harga turun koreksi), menandakan keyakinan tinggi investor terhadap tren kenaikan jangka menengah hingga panjang.

Para pelaku pasar kini menanti serangkaian pernyataan dari pejabat Federal Reserve (The Fed) AS.

Perhatian utama tertuju pada Ketua The Fed Jerome Powell, yang dijadwalkan berbicara mengenai "Prospek Ekonomi dan Kebijakan Moneter" di Pertemuan Tahunan Asosiasi Nasional untuk Ekonomi Bisnis (NABE) di Philadelphia.

Pernyataan Powell akan dicermati ketat untuk mencari petunjuk baru mengenai ruang lingkup penurunan suku bunga menjelang akhir tahun, yang menjadi salah satu faktor fundamental utama pendorong kenaikan harga Emas.

Selain itu, risiko perdagangan antara AS dan Tiongkok terus membayangi dan menambah daya tarik Emas sebagai aset safe haven:

  1. China Melunak: Kementerian Perdagangan Tiongkok mengonfirmasi telah memberi tahu AS mengenai kontrol ekspor rare earth baru mereka dan mengadakan perundingan tingkat kerja pada Senin.
  2. Pertemuan Trump-Xi: Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump tetap berencana bertemu dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, di Korea Selatan pada akhir Oktober.
  3. Faktor-faktor pendukung Emas lainnya yang terus berlanjut adalah ekspektasi persisten bahwa The Fed akan melakukan dua kali penurunan suku bunga tahun ini, serta kekhawatiran mengenai penutupan pemerintah AS yang berpotensi berkepanjangan.

Analisis Teknikal XAU/USD: Mencari Level $4.200

Secara teknikal, pergerakan Emas saat ini didominasi oleh inersia bullish. Namun, indikator menunjukkan potensi koreksi jangka pendek:

  • Level Resisten Kunci: Pembeli Emas kembali menantang batas atas rising channel bulanan, yang saat ini berada di sekitar $4.162.
  • Sinyal Jenuh Beli: Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14 hari kembali memasuki zona sangat jenuh beli (overbought), mendekati 82,50, mengindikasikan bahwa Emas mungkin mengalami pullback korektif singkat jika gagal menembus resisten $4.162.
  • Potensi Koreksi: Jika Emas menghadapi penolakan di $4.162, penjual bisa menyerang batas bawah rising channel di $4.014. Penutupan harian di bawah $4.014 akan mengkonfirmasi penembusan sisi bawah channel, memicu koreksi lebih dalam menuju level psikologis $3.950, dan selanjutnya ke zona $3.895.
  • Target Rally Berikutnya: Apabila pembeli berhasil menembus dan mempertahankan penutupan di atas rintangan $4.162 secara berkelanjutan, rally pencetak rekor bisa berlanjut dengan target angka bulat berikutnya di $4.200.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terus Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

Harga Emas Antam Terus Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:24 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Pegadaian, Tembus Rp 2.565.000

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Pegadaian, Tembus Rp 2.565.000

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:37 WIB

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 09:03 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB