Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Antam Terus Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

Achmad Fauzi

Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:24 WIB
Harga Emas Antam Terus Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
  • Harga emas Antam dan buyback melonjak tinggi sebesar Rp 29.000.

  • Emas dunia mencapai rekor tertinggi akibat ketegangan dagang AS-Tiongkok.

  • Ekspektasi The Fed pangkas suku bunga juga menopang lonjakan harga.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 14 Oktober 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.360.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu lompat tinggi sebesar Rp 29.000 dibandingkan hari Senin, 13 Oktober 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.209.000 per gram.

Harga buyback itu juga kembali melonjak Rp 29.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.230.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.360.000
  • Emas 2 gram Rp 4.660.000
  • Emas 3 gram Rp 6.965.000
  • Emas 5 gram Rp 11.575.000
  • Emas 10 gram Rp 23.095.000
  • Emas 25 gram Rp 57.612.000
  • Emas 50 gram Rp 115.145.000
  • Emas 100 gram Rp 230.212.000
  • Emas 250 gram Rp 575.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.150.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.300.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Lagi-lagi Pecah Rekor

Harga emas dunia kembali melesat ke rekor tertinggi sepanjang sejarah, menembus level USD 4.130 per ons pada awal sesi Asia, Selasa (14/10/2025).

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, yang mendorong investor beralih ke aset safe haven.

Dikutip dari FXStreet, logam mulia terus menguat di tengah memanasnya hubungan dagang dua ekonomi terbesar dunia.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat lalu mengumumkan langkah tegas berupa tarif impor 100 persen terhadap seluruh barang asal Tiongkok serta kontrol ekspor terhadap perangkat lunak penting buatan AS. Kebijakan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 1 November 2025.

Sementara itu, pasar juga menantikan pidato Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada Selasa malam waktu setempat. Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga semakin menguat, menjadi faktor tambahan yang menopang harga emas.

Menurut alat pemantau CME FedWatch, pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) hampir pasti terjadi pada pertemuan The Fed Oktober ini, dengan peluang penurunan lanjutan pada Desember.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik emas karena menurunkan biaya peluang untuk memegang aset tanpa imbal hasil tersebut.

Namun, sebagian analis memperingatkan potensi koreksi jangka pendek. Kepala riset komoditas global di Standard Chartered Bank, Suki Cooper, menilai kenaikan tajam harga emas yang telah mencapai lebih dari 56% sepanjang tahun ini berpotensi diikuti konsolidasi teknikal.

"Mengingat dinamika faktor pendorong, dan betapa singkatnya penurunan yang terjadi, reli ini menurut kami masih memiliki potensi, tetapi koreksi jangka pendek akan lebih sehat untuk tren naik jangka panjang," ujar Suki Cooper.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Pegadaian, Tembus Rp 2.565.000

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Pegadaian, Tembus Rp 2.565.000

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:37 WIB

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 09:03 WIB

Harga Emas Naik Tipis Senin Ini: Antam Rp 2.414.000 per Gram, Galeri 24 2,3 Jutaan

Harga Emas Naik Tipis Senin Ini: Antam Rp 2.414.000 per Gram, Galeri 24 2,3 Jutaan

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB