Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Menkeu Purbaya Dapat Pesan 'Rahasia' Lewat WA: Larang Perbaikan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:08 WIB
Menkeu Purbaya Dapat Pesan 'Rahasia' Lewat WA: Larang Perbaikan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN
Menkeu Purbaya mengaku menerima pesan singkat melalui WhatsApp yang melarangnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk renovasi Ponpes Al Khoziny yang rubuh. Foto Antara.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya intervensi dari pihak tak dikenal soal penggunaan dana APBN dalam renovasi Ponpes Al Khoziny.
  • Purbaya mengaku menerima pesan singkat melalui WhatsApp yang melarangnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk renovasi.
  • Purbaya baru menyatakan akan melihat proposal permohonan bantuan tersebut terlebih dahulu.

Suara.com - Rencana perbaikan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang ambruk pada akhir September lalu, kini menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya intervensi dari pihak tak dikenal.

Purbaya mengaku menerima pesan singkat melalui WhatsApp yang melarangnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk renovasi.

Padahal, Purbaya baru menyatakan akan melihat proposal permohonan bantuan tersebut terlebih dahulu.

"Waktu itu saya sudah ngomong begitu 'saya akan lihat', sudah ada tuh yang WA ke saya 'jangan, nanti yang lain iri'," ungkap Purbaya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Pesan yang diterima Purbaya melalui aplikasi WhatsApp (WA) itu secara spesifik meminta agar perbaikan Ponpes Al Khoziny, yang menampung 1.900 santri, tidak didanai oleh APBN. Alasannya untuk mencegah kecemburuan dari pihak lain.

Sayangnya, Purbaya memilih untuk tidak mengungkapkan identitas pengirim pesan "rahasia" tersebut.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa sampai saat ini ia belum menerima proposal resmi terkait perbaikan. Jika proposal sudah masuk, ia memastikan akan segera mengambil keputusan yang terbaik, terlepas dari tekanan yang ia terima.

"Saya nggak tahu gimana yang terbaik, tapi nanti begitu lihat proposal saya akan buat keputusan," tegasnya.

Sebelumnya, wacana penggunaan APBN untuk renovasi Ponpes Al Khoziny sempat dilontarkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang menilai renovasi tersebut layak menggunakan dana negara mengingat besarnya jumlah santri yang terdampak.

Kini, keputusan final penggunaan APBN berada di tangan Menkeu Purbaya, yang harus menimbang antara kebutuhan riil 1.900 santri dengan risiko kecemburuan sosial yang diisyaratkan dalam pesan misterius tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Sebut Ada Ortu Santri Al Khoziny Bersyukur Anaknya Meninggal: Tiga Lagi Kalau Bisa

Cak Imin Sebut Ada Ortu Santri Al Khoziny Bersyukur Anaknya Meninggal: Tiga Lagi Kalau Bisa

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Atalia Praratya dari Partai Apa? Geger Rumahnya Digeruduk Santri

Atalia Praratya dari Partai Apa? Geger Rumahnya Digeruduk Santri

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:50 WIB

Ramai Ponpes Lirboyo, Anak Menkeu Purbaya Bahas Pendidikan di Pesantren Setengah-setengah

Ramai Ponpes Lirboyo, Anak Menkeu Purbaya Bahas Pendidikan di Pesantren Setengah-setengah

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB