Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prabowo Subianto 'Restui' Patriot Bond, Pesanan Tembus Rp50 Triliun!

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:07 WIB
Prabowo Subianto 'Restui' Patriot Bond, Pesanan Tembus Rp50 Triliun!
Danantara didorong untuk berinvestasi dan menggarap bisnis carbon capture and storage. [Antara]
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi kesiapan penerbitan instrumen investasi Patriot Bond milik Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).
  • Obligasi yang diutamakan untuk proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Waste to Energy ini telah menembus pemesanan di atas Rp50 triliun.
  • Didiskusikan OJK agar memenuhi prinsip Good Corporate Governance.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan sinyal positif terkait penerbitan instrumen investasi perdana milik Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), yaitu Patriot Bond.

Kepastian ini menandai langkah maju dalam upaya penghimpunan dana untuk proyek-proyek strategis nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengonfirmasi kesiapan tersebut.

"Sudah siap, saya juga enggak tahu secara detailnya, tapi sudah siap," ungkap Inarno setelah menghadiri Opening Ceremony dan Seminar Utama Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (17/10). 

Meskipun kesiapan penerbitan sudah di depan mata, Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK, Mahendra Siregar, menekankan bahwa pihaknya tengah mendalami proposal terkait Patriot Bond yang diajukan oleh Danantara Indonesia.

Mahendra menjelaskan bahwa OJK terus berdiskusi intensif dengan pihak Danantara.

Diskusi ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses yang dilaksanakan berjalan secara hati-hati (prudent) dan memenuhi aspek Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance atau GCG).

"Kami melakukan diskusi dengan pihak Danantara, dan nanti tentu proses yang dilakukan adalah secara prudent dan secara governance yang baik. Sehingga, seluruh persyaratan-persyaratan terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Mahendra.

Setelah proses pendalaman ini rampung, OJK berkomitmen untuk memfasilitasi penerbitan surat utang perdana Danantara Indonesia ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat diluncurkan sesuai target.

Patriot Bond Siap Kumpulkan Rp50 Triliun untuk EBT

Di sisi lain, perkembangan positif juga datang dari aspek pemesanan. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, melaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan dari CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengenai realisasi pemesanan awal Patriot Bond. Pemesanan obligasi ini dilaporkan telah menembus angka di atas Rp50 triliun.

Angka pemesanan yang fantastis ini sejalan dengan target penghimpunan dana awal Patriot Bond yang memang diharapkan mencapai Rp50 triliun. Sebelumnya, Rosan Roeslani memastikan pendaftaran izin registrasi obligasi ini ke OJK akan rampung pada Oktober 2025.

Dana yang terkumpul dari obligasi ini akan dialokasikan secara spesifik untuk proyek-proyek ramah lingkungan dan strategis, yaitu pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) serta inisiatif konversi sampah menjadi energi (Waste to Energy).

Penerbitan instrumen investasi ini menggunakan skema Private Placement (penawaran terbatas kepada investor tertentu), yang mana pelaksanaannya wajib mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan dan mendapat persetujuan dari OJK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Tegaskan Belum Ada Opsi yang Diambil dalam Pelunasan Utang Kereta Cepat

Bos Danantara Tegaskan Belum Ada Opsi yang Diambil dalam Pelunasan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 18:10 WIB

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:37 WIB

Direksi Garuda Dirombak dan Orang Asing Jadi Pejabat, Bos Danantara Singgung soal Korupsi

Direksi Garuda Dirombak dan Orang Asing Jadi Pejabat, Bos Danantara Singgung soal Korupsi

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB