Pelindo Terapkan TBS untuk Tingkatkan Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 20 Oktober 2025 | 20:37 WIB
Pelindo Terapkan TBS untuk Tingkatkan Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan
Terminal peti kemas Semarang (Dok: Pelindo)

Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan efisiensi layanan melalui penerapan Terminal Booking System (TBS) di sejumlah pelabuhan khususnya terminal peti kemas. Sistem digital ini diharapkan dapat membantu memperlancar arus kendaraan angkutan barang, mengurangi antrean, serta meningkatkan kepastian waktu layanan bagi pengguna jasa.

Direktur Operasi Pelindo, Putut Sri Muljanto, menjelaskan bahwa penerapan TBS merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mewujudkan transformasi digital di sektor kepelabuhanan.

“TBS merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam melakukan transformasi digitalisasi layanan Pelindo. Dengan sistem ini, pergerakan truk di area pelabuhan menjadi lebih teratur, waktu tunggu dapat ditekan, dan proses bongkar muat berjalan lebih efisien sehingga dapat memperpendek port stay,” ujar Putut.

Putut menambahkan peningkatan efisiensi yang tercipta di pelabuhan turut mempercepat distribusi barang kebutuhan pokok dan bahan baku industri, yang pada akhirnya mendukung stabilitas harga dan ketersediaan barang bagi masyarakat.

Melalui TBS, setiap truk yang akan melakukan aktivitas di terminal wajib melakukan pemesanan jadwal (booking) secara daring sebelum memasuki area pelabuhan. Sistem ini mengatur slot waktu kedatangan dan kapasitas terminal, sehingga arus kendaraan dapat dikelola secara terukur dan tidak menimbulkan penumpukan di gate maupun jalan akses pelabuhan.

TBS telah diterapkan di sejumlah pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak, serta akan diperluas ke terminal-terminal lainnya di bawah pengelolaan Pelindo. TBS membagi jadwal pelayanan dalam tiga slot per delapan jam di Tanjung Priok, enam slot per empat jam di Tanjung Perak, dan delapan slot per tiga jam di Tanjung Emas. Masing-masing dengan kapasitas maksimal kendaraan yang disesuaikan dengan kondisi terminal.

Dengan TBS, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Tengah, Teguh Arif Handoko, mengatakan bahwa layanan di Terminal Petikemas Semarang menjadi lebih efektif, dan cepat.

"Sekarang di Tanjung Emas, Semarang tak ada antrean truk, apalagi back up area untuk truk kontainer cukup luas, sehingga truk yang sudah booking tetapi belum memperoleh layanan bisa menunggu giliran di area yang sudah ditentukan," ungkap Teguh Arif Handoko.

Penerapan TBS mulai menunjukkan sejumlah dampak positif, di antaranya berkurangnya antrean truk, meningkatnya ketepatan waktu layanan, serta penurunan biaya operasional bagi pengguna jasa karena waktu tunggu yang lebih singkat. Sistem ini juga memperkuat prinsip transparansi dan fairness karena seluruh operator truk wajib menggunakan mekanisme pemesanan yang sama tanpa pengecualian.

baca juga

“Kami melihat implementasi TBS bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja. Diperlukan kedisiplinan semua pihak — baik operator terminal, pengemudi truk, maupun pengguna jasa — agar sistem ini berjalan optimal. Untuk itu, kami terus melakukan sosialisasi dan pendampingan agar proses adaptasi berlangsung lancar,” jelas Putut.

Pelindo juga memastikan bahwa penerapan TBS akan terus dievaluasi secara berkala. Saat ini, perusahaan tengah mempersiapkan integrasi sistem tersebut dengan platform digital lain di lingkungan Pelindo, seperti sistem pelayanan kapal dan terminal, guna menciptakan konektivitas data yang lebih menyeluruh.

“Ke depan, kami akan memperluas implementasinya ke seluruh terminal Pelindo agar tercipta sistem yang lebih efisien, aman, transparan dan berdaya saing,” tutup Putut.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengubah Daster Jadi Fashion Elegan, UMKM Binaan BRI Findmeera Buktikan Perempuan Bisa Berdaya

Mengubah Daster Jadi Fashion Elegan, UMKM Binaan BRI Findmeera Buktikan Perempuan Bisa Berdaya

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 17:06 WIB

Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas

Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:00 WIB

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:29 WIB

Strategi Holding BUMN Danareksa Perluas Akses Pasar UMKM

Strategi Holding BUMN Danareksa Perluas Akses Pasar UMKM

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:56 WIB

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:25 WIB

BRI Dorong UMKM Kuliner Padang Perkuat Branding dan Tembus Pasar Global Lewat Program Pengusaha Muda

BRI Dorong UMKM Kuliner Padang Perkuat Branding dan Tembus Pasar Global Lewat Program Pengusaha Muda

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×