Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Menteri dan Wamen Dapat Mobil Dinas Maung, Purbaya: Uang Ada, Tergantung Pindad?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:48 WIB
Menteri dan Wamen Dapat Mobil Dinas Maung, Purbaya: Uang Ada, Tergantung Pindad?
Pindad Maung [sumber foto PT Pindad)
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kendaraan taktis ringan Maung.
  • Penyaluran anggaran ditunda karena kapasitas produksi PT Pindad sebagai produsen Maung belum memadai tahun ini.
  • Penggunaan kendaraan Maung diterapkan secara luas di lingkungan pemerintahan dan militer

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapan Kementerian Keuangan untuk mengalokasikan anggaran guna pengadaan kendaraan dinas jenis Maung bagi menteri dan wakil menteri.

Kendati demikian, penyaluran anggaran tersebut saat ini masih menanti kesiapan kapasitas industri pertahanan nasional, PT Pindad.

Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk pengadaan jip taktis ringan Maung pada tahun ini.

Namun, eksekusi pembelian tersebut harus ditunda dan anggarannya dikembalikan lantaran kapasitas produksi PT Pindad sebagai produsen utama kendaraan Maung belum memadai.

"Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi rupanya kapasitasnya (PT Pindad) belum cukup. Jadi, (anggaran) dibalikkan tahun ini," kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Menkeu menegaskan bahwa penyaluran dana pengadaan kendaraan tersebut sepenuhnya bergantung pada kesiapan industri.

Apabila PT Pindad mampu meningkatkan kapasitas produksinya pada tahun depan, Purbaya menyatakan kesiapan untuk segera menyalurkan anggaran tersebut.

"Tergantung industrinya. Kalau saya kan targetkan uangnya ada... Tapi kami siap," ujarnya, dikutip dari Antara.

Arahan Presiden Prabowo: Kebanggaan Produk Dalam Negeri

Rencana pengadaan kendaraan Maung untuk pejabat negara ini merupakan tindak lanjut dari arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/10).

Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangganya bahwa Indonesia telah berhasil memproduksi kendaraan jenis jip yang digunakan oleh pejabat dan perwira TNI. Kendaraan tersebut, yang dirancang dan dibuat di dalam negeri, menjadi simbol kebanggaan tersendiri.

"Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jip buatan negara lain. Kita pakai jip buatan Indonesia sendiri," kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta agar penggunaan kendaraan Maung diterapkan secara luas di lingkungan pemerintahan dan militer.

"Dan sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu, yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja," tegasnya.

Presiden juga menuturkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia secara lebih luas dalam tiga tahun mendatang, dengan menyiapkan alokasi dana dan lahan untuk pembangunan pabrik kendaraan dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disuruh Prabowo Pindahkan Uang Korupsi Rp 13,2 T, Purbaya: LPDP Uangnya Masih Kebanyakan

Disuruh Prabowo Pindahkan Uang Korupsi Rp 13,2 T, Purbaya: LPDP Uangnya Masih Kebanyakan

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Baru Sebulan Lebih Jabat Menkeu, Purbaya Dianggap Berkinerja Baik, Apa Rahasianya?

Baru Sebulan Lebih Jabat Menkeu, Purbaya Dianggap Berkinerja Baik, Apa Rahasianya?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:15 WIB

Menkeu Purbaya Ungkap Nasib Insentif Mobil, Singgung Kesiapan Industri Otomotif

Menkeu Purbaya Ungkap Nasib Insentif Mobil, Singgung Kesiapan Industri Otomotif

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:01 WIB

Terkini

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB