Misteri Saluran Air Sawah Besar: Proyek Gali Gorong-gorong Temukan Kuburan China Kuno Era 1960

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:08 WIB
Misteri Saluran Air Sawah Besar: Proyek Gali Gorong-gorong Temukan Kuburan China Kuno Era 1960
Ilustrasi/ pengendara melintas disamping proyek galian. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Para pekerja yang tengah menggali gorong-gorong dibuat geger saat cangkul mereka membentur tulang-belulang manusia.
  • Pemakaman tua tersebut diduga milik warga keturunan Tionghoa yang sudah ada lebih dari setengah abad lalu.
  • Roby menambahkan, meskipun sudah lama terkubur, kondisi kerangka yang ditemukan relatif utuh. 

Suara.com - Proyek normalisasi saluran air di kawasan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat mengungkap temuan mengejutkan.

Para pekerja yang tengah menggali gorong-gorong dibuat geger saat cangkul mereka membentur tulang-belulang manusia, yang belakangan diduga merupakan sisa-sisa dari sebuah kuburan China kuno era 1960-an.

Kasubid Penmas Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, temuan ini terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 14.45 WIB.

Saat itu, para pekerja dari Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) langsung melaporkan temuan tersebut itu ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Temuan ini berupa tulang belulang manusia yang di duga dari kepala sampai kaki ditemukan oleh pekerja Sudin SDA Kecamatan Sawah Besar," jelas Reonald kepada wartawan, Rabu (22/10/2025).

Berdasar keterangan saksi, lokasi tersebut dulunya adalah area pemakaman.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyebut pemakaman tua tersebut diduga milik warga keturunan Tionghoa yang sudah ada lebih dari setengah abad lalu.

"Itu menurut saksi tahun 1964 itu ada kuburan cina di sana jadi kemungkinan sementara yang kita duga adalah itu kerangka kuburan cina tersebut, kuburan tua," ungkapnya.

Roby menambahkan, meskipun sudah lama terkubur, kondisi kerangka yang ditemukan relatif utuh. Kini, tulang-belulang tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke laboratorium forensik untuk diteliti lebih lanjut, guna memastikan usia dan asal-usulnya secara ilmiah.

baca juga

"Iya lagi bangun saluran. Kerangka utuh tapi dengan waktu yang lama mungkin sudah copot-copot. Saat ini sudah dibawa ke forensik untuk diteliti dulu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disiram Air Keras Saat Melerai Tawuran, Juru Parkir di Pulogebang Jadi Korban Kebrutalan Remaja

Disiram Air Keras Saat Melerai Tawuran, Juru Parkir di Pulogebang Jadi Korban Kebrutalan Remaja

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:01 WIB

Kasus Pembunuhan Kacab Bank: Sambangi Polda Metro Jaya, Keluarga Korban Bawa Bukti Baru

Kasus Pembunuhan Kacab Bank: Sambangi Polda Metro Jaya, Keluarga Korban Bawa Bukti Baru

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:45 WIB

Bau Busuk Ungkap ke Temuan Mengerikan di Bekasi: Kerangka Bayi Terkubur Berselimut Sweater!

Bau Busuk Ungkap ke Temuan Mengerikan di Bekasi: Kerangka Bayi Terkubur Berselimut Sweater!

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:15 WIB

Fakta Baru Kasus Penyekapan di Tangsel: Eks Anggota TNI AL Terlibat, Sudah Dipecat karena Disersi!

Fakta Baru Kasus Penyekapan di Tangsel: Eks Anggota TNI AL Terlibat, Sudah Dipecat karena Disersi!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 19:14 WIB

Dalih Takut Bukti Hilang, Polisi Akui Tangkap Delpedro Marhaen Tanpa Pemeriksaan Awal

Dalih Takut Bukti Hilang, Polisi Akui Tangkap Delpedro Marhaen Tanpa Pemeriksaan Awal

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 18:16 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×