Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi

Achmad Fauzi Suara.Com
Senin, 27 Oktober 2025 | 10:17 WIB
Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi
Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].
Baca 10 detik
  • Pemerintah percepat sinkronisasi regulasi dukung transisi energi bersih.

  • Penyelesaian RUU Energi Terbarukan jadi fondasi implementasi EBT.

  • Keberhasilan transisi energi bergantung pada SDM dan tata kelola risiko.

Suara.com - Pemerintah tengah mempercepat sinkronisasi regulasi dalam rangka mendukung transisi energi bersih. Pasalnya, Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.

Adapun, potensi energi hijau di dalam negeri seperti hidrogen, panas bumi, dan surya agar bisa memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

Deputi Bidang Perencanaan BKPM, Dedi Latif, mengatakan pemerintah tengah melakukan sinkronisasi regulasi lintas sektor untuk memperkuat arah kebijakan menuju target Net Zero Emission (NZE).

Salah satu langkah yang sedang digodok yakni penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Energi Terbarukan.

Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)
Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)

"Indonesia punya potensi hidrogen, panas bumi, dan surya yang besar. Tugas kita memastikan potensi itu diimplementasikan, bukan sekadar dibicarakan," ujar Dedi di Jakarta seperti dikutip, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, pengesahan RUU Energi Terbarukan akan menjadi fondasi penting agar pembangunan energi bersih dapat berjalan lebih masif dan terarah.

Sementara, Direktur Manajemen Risiko Pertamina NRE, Iin Febrian, menegaskan keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan, tetapi juga pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas dan adaptif.

"Sebagus apa pun sistem dan infrastruktur yang kita bangun, semuanya kembali pada people. Karena itu, membangun risk culture menjadi kunci agar setiap individu memahami perannya dalam menjaga keberlanjutan bisnis," kata Iin.

Dengan semangat Turning Green into Gold, Pertamina NRE bertekad mengubah potensi energi hijau menjadi peluang ekonomi baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan nasional.

Baca Juga: Edukasi Transisi Energi ke Generasi Muda Terus Digencarkan

Senada, Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badrudin, menekankan pentingnya tata kelola risiko dalam setiap strategi bisnis.

"Setiap inisiatif bisnis harus bergerak dalam koridor risk appetite perusahaan, mengantisipasi potensi risiko, dan menyiapkan risk treatment yang tepat agar risiko terkelola dan nilai bisnis bertumbuh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI