Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Awali Pekan ini, Harga Emas Antam Jatuh Jadi Rp 2.278.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 03 November 2025 | 09:29 WIB
Awali Pekan ini, Harga Emas Antam Jatuh Jadi Rp 2.278.000 per Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
  • Harga emas Antam jatuh Rp 12.000 menjadi Rp 2.278.000.

  • Harga Buyback emas Antam juga anjlok Rp 12.000 hari ini.

  • Kesepakatan AS–China menekan harga emas dunia akibat sentimen risiko.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 3 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.278.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu jatuh sebesar Rp 12.000 dibandingkan hari Minggu, 2 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.143.000 per gram.

Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Harga buyback itu juga anjlok Rp 12.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.189.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.278.000
  • Emas 2 gram Rp 4.486.000
  • Emas 3 gram Rp 6.697.000
  • Emas 5 gram Rp 11.125.000
  • Emas 10 gram Rp 22.220.000
  • Emas 25 gram Rp 55.464.000
  • Emas 50 gram Rp 110.935.000
  • Emas 100 gram Rp 221.864.000
  • Emas 250 gram Rp 554.440.000
  • Emas 500 gram Rp 1.108.740.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.216.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Lagi Tren Penurunan

Harga emas dunia kembali melanjutkan tren penurunan pada awal perdagangan Asia, Senin (3/11/2025).

Mengutip FXStreet, logam mulia ini merosot mendekati level USD 1.965 per troy ounce, tertekan oleh sentimen positif hubungan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang mendorong minat investor pada aset berisiko.

Pelemahan emas terjadi setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menahan diri dari eskalasi perang dagang pekan lalu.

Trump memutuskan menurunkan tarif impor dari 57 persen menjadi 47 persen, sebagai imbalan atas langkah China menangguhkan kontrol ekspor logam tanah jarang dan meningkatkan pembelian kedelai dari AS.

Kesepakatan ini dianggap sebagai sinyal meredanya ketegangan ekonomi dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia, sehingga mengurangi kebutuhan investor terhadap aset safe haven seperti emas.

Perkembangan positif seputar kesepakatan perdagangan AS–China dapat mengurangi permintaan aset safe haven dan melemahkan harga emas.

Selain faktor geopolitik, tekanan terhadap harga emas juga datang dari komentar agresif pejabat Federal Reserve (The Fed). Bank sentral AS tersebut baru saja memangkas suku bunga acuan menjadi kisaran 3,75 persen - 4,0 persen pada pertemuan Oktober lalu, namun memberi sinyal bahwa penurunan lanjutan belum tentu terjadi.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menyampaikan bahwa keputusan untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember “bukanlah sesuatu yang pasti.” Saat ini, pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 63 persen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 basis poin (bps) pada akhir tahun, dan total pemangkasan suku bunga bisa mencapai 82 bps hingga 2026.

Sementara itu, pelaku pasar tengah menantikan rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS bulan Oktober yang dijadwalkan keluar hari ini. Data tersebut diperkirakan akan memberikan sinyal penting terkait arah ekonomi Negeri Paman Sam.

Apabila hasilnya lebih lemah dari perkiraan, dolar AS berpotensi melemah, yang dapat memberikan sedikit dorongan bagi harga emas dalam jangka pendek. Namun untuk saat ini, penguatan selera risiko dan optimisme global masih menjadi faktor utama yang menekan logam mulia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Kompak Stagnan, Tapi Antam Masih Belum Tersedia

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Kompak Stagnan, Tapi Antam Masih Belum Tersedia

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 07:31 WIB

Harga Emas Dunia Stagnan Awal Pekan, Waspada Tekanan Jual di Tengah Rally Saham

Harga Emas Dunia Stagnan Awal Pekan, Waspada Tekanan Jual di Tengah Rally Saham

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 06:48 WIB

Harga Emas Dunia Diramal Bertahan di Atas US$ 4.000, Emas Lokal Bakal Terdampak?

Harga Emas Dunia Diramal Bertahan di Atas US$ 4.000, Emas Lokal Bakal Terdampak?

Bisnis | Minggu, 02 November 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB