Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Daftar 24 Perusahaan yang Bakal Garap Proyek Waste to Energy, Mayoritas dari China

Achmad Fauzi

Selasa, 04 November 2025 | 09:04 WIB
Daftar 24 Perusahaan yang Bakal Garap Proyek Waste to Energy, Mayoritas dari China
Danantara mengatakan proyek waste to energy - yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, akan diluncurkan pada akhir 2025. Foto: Antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [Antara/Fakhri Hermansyah].
baca 10 detik
  • Danantara seleksi 24 dari 200 perusahaan untuk proyek sampah jadi listrik.

  • Perusahaan asing berpengalaman diwajibkan bermitra dengan perusahaan lokal Indonesia.

  • Danantara alokasikan dana Rp 750 miliar untuk ekuitas proyek dari Patriot Bond.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengungkapkan, telah ada 200 perusahaan yang berminat menggarap proyek Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy.

Namun, pada tahap 1 Danantara akan memilih hanya 24 perusahaan untuk menjalankan proyek prestisius itu. Peusahaan-perusahan itu akan menyediakan teknologi dan investasi sejumlah dana.

Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja mengatakan, mayoritas perusahaan itu berasal dari asing. Hal ini memang disengaja untuk mencari pemain yang sudah pengamalan berkecimpung di proyek sampah jadi listrik ini.

Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Dari Jepang, dari China, dari Eropa. Kenapa? Karena memang di batch 1 ini kita mau buat tender-nya cukup cepat. Karena itu kita cari pemain yang memang sudah berpengalaman. Kebetulan, karena memang di Indonesia kan belum ada yang incineration," ujarnya, di Kawasan Wisma Danantara, Jakarta seperti dikutip Selasa (4/11/2025).

Stefanus menyebut, 24 perusahaan itu akan fokus menggarap proyek waste-to-energy di tujuh kota, yaitu Bali, Yogyakarta, Bogor, Tangerang, Kota Semarang, Bekasi, dan Medan.

Akan tetapi, dia menjelaskan, perusahaan asing tidak berdiri sendiri menggarap proyek tersebut, karena akan diwajibkan menggandeng perusahaan lokal.

"Mereka kita akan minta untuk mencari partner lokal juga, untuk membentuk konsorsium," katanya.

Sebelumnya, BPI Danantara berencana mengucurkan 30 persen dana sebagai ekuitas kepada Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) proyek Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste-to-energy.

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan dalam satu proyek waste-to-energy membutuhkan modal sebesar Rp 2,5 triliun - Rp 3,2 triliun.

baca juga

Dengan begitu, Danantara akan menyuplai dana sebesar Rp 750 miliar hingga Rp 950 miliar.

"Jadi kita pendanaan equity di proyek-proyek yang ada," imbuh

Ia menjelaskan, kucuran dana untuk proyek energi terbarukan itu bersumber dari uang yang diraih dari penerbitan Patriot Bond. Danantara menghium dana dari Patriot Bond mencapai Rp 50 triliun.

Mantan Bos emiten PT TBS Energi Utama Tbk ini melanjutkan, sisa dari pendanan proyek waste-to-energy 70 persen akan diraih dari pinjaman bank.

Adapun berikut daftar 24 perusahaan asing yang akan menggarap proyek waste-to-energy:

  1. China Everbright Environment Group Limited (China)
  2. PT MCC Technology Indonesia (MCC) (China)
  3. China National Environmental Protection Group Co., Ltd (CECEP) (China)
  4. GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd. (China)
  5. Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd (China)
  6. Dynagreen Environmental Protection Group Co., Ltd (China)
  7. SUS Indonesia Holding Limited (China)
  8. Hunan Construction Engineering Group Co., Ltd (China)
  9. CEVIA Enviro Inc. (China)
  10. China Conch Venture Holding Limited (China)
  11. China TianYing Inc (China)
  12. PT Jinjiang Environment Indonesia (China)
  13. Wangneng Environment Co., Ltd (China)
  14. Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd (China)
  15. Beijing China Sciences Runyu Environmental Technology Co.,Ltd. (CSET) (China)
  16. Tianjin TEDA Environmental Protection Co., Ltd (China)
  17. Grandblue Environment Co., Ltd (China)
  18. Beijing GeoEnviron Engineering & Technology, Inc (China)
  19. Wuhan Tianyuan Group Co., Ltd (China)
  20. QiaoYin City Management Co., Ltd (China)
  21. Kanadevia Corporation (Jepang)
  22. Mitsubishi Heavy Industries Environmental & Chemical Engineering (Jepang)
  23. ITOCHU Corporation (Jepang)
  24. Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd (Prancis)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 20:09 WIB

Danantara Kucurkan Dana Rp 750 M - Rp 950 M untuk Modal Proyek Waste to Energy

Danantara Kucurkan Dana Rp 750 M - Rp 950 M untuk Modal Proyek Waste to Energy

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 17:39 WIB

Menkeu Purbaya 'Diserang' DPD soal UU HKPD hingga Nasib Dana Daerah di Tangan Danantara

Menkeu Purbaya 'Diserang' DPD soal UU HKPD hingga Nasib Dana Daerah di Tangan Danantara

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×