IHSG Masih Menghijau Pagi Ini di Awal Sesi, Rawan Aksi Profit Taking

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 09:19 WIB
IHSG Masih Menghijau Pagi Ini di Awal Sesi, Rawan Aksi Profit Taking
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melonjak 0,09 persen di awal sesi, top gainers termasuk INDF.

  • Kekhawatiran valuasi saham AI Wall Street dapat sentimen negatif.

  • Kenaikan harga batu bara berpeluang topang sektor energi hari ini.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi melonjak di awal sesi perdagangan Jumat, 7 November 2025. IHSG menghijau di level 8.346.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG terus terapresiasi 8.344 atau naik 0,09 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,54 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,00 triliun, serta frekuensi sebanyak 123.800 kali.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 254 saham bergerak naik, sedangkan 202 saham mengalami penurunan, dan 500 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADES, ASPI, CEKA, CMRY, CUAN, FPNI, GEMS, INDF, INTP, LINK, MIKA, MLPT.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AMMN, ATIC, DSSA, FILM, ITMG, JPFA, MAPI, PGLI, PGUN, SGRO.

Proyeksi IHSG

IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah pada perdagangan Jumat (7/11/2025).

Menurut riset CGS International Sekuritas Indonesia, pelemahan bursa Wall Street akibat kekhawatiran terhadap valuasi saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) akan menjadi sentimen negatif bagi pasar domestik.

"Melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring kekhawatiran investor terhadap valuasi saham berbasis AI diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar," tulis CGS International Sekuritas dalam risetnya.

Meski demikian, analis menilai kenaikan harga batu bara yang masih berlanjut dapat memberikan penopang bagi sektor energi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Sementara itu, berlanjutnya kenaikan harga batu bara berpeluang menjadi sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan," lanjut laporan tersebut.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dalam kisaran support di level 8.270–8.205 dan resistance di area 8.405–8.470.

Pergerakan indeks diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi antara aksi ambil untung (profit taking) dan potensi rotasi sektor menuju saham-saham berfundamental kuat.

Sebelumnya, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi baru di pekan pertama November, didorong optimisme terhadap ekonomi domestik dan arus masuk investor asing. Namun, volatilitas global dan tekanan dari sektor teknologi dunia kini menjadi faktor yang menahan laju penguatan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Pizza Hut di Ujung Tanduk, Pemilik 'Pusing' Berat Sampai Berniat Melego Saham!

Bisnis Pizza Hut di Ujung Tanduk, Pemilik 'Pusing' Berat Sampai Berniat Melego Saham!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 21:07 WIB

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Terus Meroket Hingga Akhir Perdagangan Gara-gara Indeks MSCI

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Terus Meroket Hingga Akhir Perdagangan Gara-gara Indeks MSCI

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 17:09 WIB

Saham PJHB ARA Hari Pertama, Dana IPO Mau Dipakai Apa Saja?

Saham PJHB ARA Hari Pertama, Dana IPO Mau Dipakai Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB