- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap anggaran kementerian sebesar Rp 4,35 triliun dialokasikan untuk membiayai sejumlah program listrik PLN.
- Dana Rp 4,35 triliun itu ditujukan membiayai sejumlah program di antaranya program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik bagi masyarakat yang tidak mampu.
- Anggaran diberikan karena infrastruktur dan sumber daya PLN yang paling mendukung untuk menggunakannya.
"Kemudian kalau kita realisasi rata-rata, antara gabungan DIPA Induk dan DIPA Perubahan per bulan November sekarang sudah mencapai 31,12 persen," kata Bahlil.
"Dan di-prognosa kita rencanakan untuk di 2025 Desember itu bisa mencapai 92 persen. Kemudian kita ada pengembalian anggaran ke negara karena hasil efisiensi, kemudian pemblokiran juga, kita ada blokir, dan efisiensi kurang lebih sekitar 1,557 triliun," jelasnya.