Emas Antam Lagi Tren Naik, Harganya Kini Rp 2.367.000 per Gram

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 12 November 2025 | 09:54 WIB
Emas Antam Lagi Tren Naik, Harganya Kini Rp 2.367.000 per Gram
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Harga emas Antam per 12 November 2025 mencapai Rp 2.367.000 per gram, naik Rp 7.000, dengan harga *buyback* juga naik Rp 7.000.
  • Harga emas dunia menguat pada 11 November 2025 dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed karena sinyal pelemahan ekonomi AS.
  • Kenaikan harga emas dunia didukung oleh meredanya penutupan pemerintahan AS, sementara UBS memprediksi permintaan fisik emas akan sangat kuat.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 12 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.367.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu melonjak Rp 7.000 dibandingkan hari Selasa, 11 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.232.000 per gram.

Harga buyback itu juga meroket Rp 7.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.233.500
  • Emas 1 Gram Rp 2.367.000
  • Emas 2 gram Rp 4.684.000
  • Emas 3 gram Rp 7.008.000
  • Emas 5 gram Rp 11.650.000
  • Emas 10 gram Rp 23.220.000
  • Emas 25 gram Rp 57.885.000
  • Emas 50 gram Rp 115.605.000
  • Emas 100 gram Rp 231.060.000
  • Emas 250 gram Rp 577.340.000
  • Emas 500 gram Rp 1.154.900.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.307.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Terus Naik

Harga emas dunia menguat dan mencapai level tertinggi hampir tiga minggu pada perdagangan Selasa (11/11/2025) waktu AS.

Kenaikan logam mulia ini dipicu oleh harapan bahwa berakhirnya penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) dan kembalinya rilis data ekonomi akan membuka jalan bagi Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga bulan depan.

Baca Juga: Harga Emas Naik Berturut-turut: UBS dan Galeri Rp 2,4 Jutaan, Antam Belum Tersedia

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi USD 4.126,77 per ons pada pukul 15.13 waktu setempat, setelah sempat menyentuh titik tertinggi sejak 23 Oktober. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun tipis 0,1 persen ke USD 4.116,30 per ons.

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mengatakan bahwa penguatan emas terjadi karena pelaku pasar mulai memperkirakan adanya pelemahan ekonomi AS yang dapat mendorong The Fed untuk kembali memangkas suku bunga.

"Para pedagang yakin data ekonomi akan menunjukkan pelemahan, dan itu akan mendorong The Fed memangkas suku bunga pada Desember. Hal tersebut kemungkinan mendukung penguatan pasar emas dan perak hari ini," ujar Wyckoff.

Emas, yang dikenal sebagai aset lindung nilai, biasanya diuntungkan dalam kondisi suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil. Lingkungan moneter yang lebih longgar membuat logam mulia ini semakin menarik dibandingkan aset berbunga.

Dari sisi geopolitik dan kebijakan, sentimen pasar juga membaik setelah Senat AS menyetujui kompromi untuk mengakhiri penutupan pemerintahan terlama dalam sejarah negeri tersebut. Penutupan ini sebelumnya menghambat publikasi data penting ekonomi, termasuk lapangan kerja dan inflasi, yang dibutuhkan pembuat kebijakan.

Di sisi lain, meski The Fed memangkas suku bunga pada pertemuan terakhirnya, Ketua Jerome Powell menegaskan bahwa arah kebijakan ke depan masih bergantung pada data ekonomi terbaru. Berdasarkan alat pemantau FedWatch dari CME, pasar saat ini memperkirakan peluang sebesar 64 persen bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga lagi pada Desember.

Sinyal dovish juga datang dari Gubernur The Fed Stephen Miran, yang menyebutkan bahwa pemotongan sebesar 50 basis poin bisa menjadi langkah tepat mengingat melemahnya pasar tenaga kerja dan meredanya inflasi.

Selain faktor kebijakan moneter, permintaan fisik terhadap emas juga menunjukkan tren positif. Dalam catatannya, UBS memperkirakan permintaan emas pada tahun ini dan tahun depan akan menjadi yang terkuat sejak 2011.

“Setiap peningkatan signifikan dalam risiko politik dan pasar keuangan dapat mendorong harga emas menuju target kenaikan kami sebesar USD 4.700 per ons," tulis UBS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI