Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 11:10 WIB
Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya
GoTo (gotocompany)
  • Kejagung mengusut dugaan korupsi investasi PT Telkom Indonesia (TLKM) pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
  • Investasi dilakukan oleh Telkomsel pada Gojek tahun 2020, totalnya mencapai US$450 juta (sekitar Rp6,4 triliun).
  • Investasi tersebut sempat mencatat kerugian belum terealisasi per Maret 2022 sebesar Rp881 miliar.

Suara.com - Isu dugaan korupsi dalam aksi korporasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dalam investasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena nilai kerugian negara yang ditaksir sangat fantastis. 

Saat ini, Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah membuka penyelidikan resmi terkait dugaan investasi Telkom di GoTo.

Kabar pengusutan ini pertama kali terkuak saat penyidik Kejagung mengusut dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan.

Meskipun kasus Chromebook merugikan negara Rp1,9 triliun dan sempat menyeret penyidik menggeledah kantor GoTo serta memeriksa sejumlah mantan petinggi startup tersebut, hingga kini Kejagung belum menjelaskan secara rinci kaitan antara GoTo dengan kasus laptop tersebut.

Kronologi Investasi TLKM di GOTO

Investasi yang dilakukan oleh Telkomsel (anak usaha Telkom) di Gojek pada tahun 2020 memang telah menuai sorotan luas di masyarakat.

Nilai investasi memunculkan kekhawatiran publik mengenai mitigasi risiko yang matang dan potensi konflik kepentingan di balik keputusan korporasi tersebut.

Pada Agustus 2022, Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahkan sempat menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) panitia kerja untuk menganalisis aksi investasi ini.

Dalam RDPU, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menjelaskan kronologi investasi yang dilakukan melalui dua tahap:

  1. Tahap Pertama (16 November 2020): Telkomsel melakukan investasi awal pada PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (induk Gojek) dalam bentuk convertible bond (CB) tanpa bunga senilai US$150 juta (sekitar Rp2,1 triliun kurs saat itu). Perjanjian ini juga mencakup opsi bagi Telkomsel untuk membeli tambahan saham Gojek senilai US$300 juta.
  2. Tahap Kedua (18 Mei 2021): Setelah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa bergabung (merger) dengan Tokopedia (membentuk GoTo), convertible bond senilai US$150 juta dikonversi menjadi saham GoTo. Telkomsel juga mengeksekusi opsi beli tambahan saham senilai US$300 juta (sekitar Rp4,3 triliun).

Secara total, Telkomsel resmi memiliki 89.125 lembar saham GoTo (sebelum stock split) dengan nilai investasi keseluruhan mencapai US$450 juta atau sekitar Rp6,4 triliun.

Kerugian Nilai Wajar yang Belum Terealisasi

Keputusan investasi ini belum sepenuhnya memberikan keuntungan. Laporan keuangan PT Telkom Indonesia Tbk (induk usaha Telkomsel) per 31 Maret 2022 telah mencatat adanya kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GoTo sebesar Rp881 miliar.

Kerugian ini dihitung berdasarkan valuasi IPO GoTo saat itu sebesar Rp338 per saham.

Bahkan hingga tahun 2025, investasi TLKM di GOTO masih belum sepenuhnya menguntungkan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2025, Telkomsel menilai wajar investasinya di GOTO sebesar Rp83 per saham per 31 Maret 2025, yang merupakan penurunan signifikan dari penilaian Rp70 per saham pada periode yang sama tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Korupsi Petral: Kejagung Buka Penyidikan Periode 2008-2015, Puluhan Saksi Diperiksa

Babak Baru Korupsi Petral: Kejagung Buka Penyidikan Periode 2008-2015, Puluhan Saksi Diperiksa

News | Rabu, 12 November 2025 | 21:54 WIB

GOTO Masih Belum Kasih Bocoran Agenda RUPSLB, Benarkah Patrick Walujo Diganti?

GOTO Masih Belum Kasih Bocoran Agenda RUPSLB, Benarkah Patrick Walujo Diganti?

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 17:16 WIB

Saham GOTO: Saham Diburu Asing, Kabar Terbaru Merger Grab, dan Isu Pergantian CEO

Saham GOTO: Saham Diburu Asing, Kabar Terbaru Merger Grab, dan Isu Pergantian CEO

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 06:57 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB