Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 13:26 WIB
IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli
IHSG [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup sedikit melemah pada sesi pertama.
  • Sektor Properti, Energi, dan Bahan Baku tampil perkasa.
  • Tekanan jual pada saham big cap perbankan dan telekomunikasi.

Suara.com - Pasar modal Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pertama hari ini dengan dinamika yang sangat kontras, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak terbatas dan ditutup sedikit melemah.

Meskipun sentimen beli terlihat kuat di saham-saham sektor tertentu, tekanan jual yang masif pada saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) membuat laju IHSG tertahan.

Pergerakan pada sesi I ini mencerminkan adanya divergensi yang tajam antara investor yang memilih mengamankan keuntungan pada saham blue chip melawan mereka yang berani memburu harga di saham-saham second liner dan cyclical.

Tiga Sektor Tampil Perkasa, Properti Pimpin Reli

Penyelamat utama IHSG dari pelemahan yang lebih dalam di sesi pertama datang dari tiga sektor yang tampil perkasa. Sektor Properti dan Real Estate (IDXPROP) mencatatkan kenaikan tertinggi dengan melesat +2.33%.

Menyusul di belakangnya adalah Sektor Energi (IDXENER) yang naik +1.11%, dan Sektor Bahan Baku (IDXBASIC) yang menguat +0.80%.

Kenaikan spektakuler di sektor Properti tidak lepas dari kontribusi saham-saham penggerak utamanya, di mana UANG melonjak signifikan +24.41% dan MPRO melesat +16.39%. Keduanya menjadi motor pendorong bersama dengan pengembang besar seperti PANI (+1.06%), CTRA (+1.16%), dan BSDE (+0.52%).

Sementara itu, sektor Energi dipimpin oleh penguatan solid dari emiten batu bara dan pertambangan. Saham PTRO menjadi salah satu pendorong utama dengan kenaikan +3.69%, diikuti oleh BUMI yang naik +3.65% dan DSSA dengan kenaikan +2.72%. Di sektor Bahan Baku, saham-saham seperti BRPT (+2.12%) dan AMMN (+1.83%) menjadi penopang utama penguatan indeks sektoral.

Big Cap Jadi Beban: Bank dan BUMN Telekomunikasi Tertekan

Di sisi lain, tekanan terhadap IHSG dipicu oleh aksi jual yang merata pada lima saham blue chip dengan kapitalisasi pasar terbesar, yang terdaftar sebagai Top Lagging Movers. Tekanan terbesar datang dari sektor perbankan dan telekomunikasi.

Dua bank Big Four tercatat menjadi penekan utama: BBCA ditutup turun -1.18% dan BMRI melemah -0.84%. Dua raksasa ini, dengan bobot yang sangat besar di IHSG, mampu menahan laju indeks keseluruhan.

Selain itu, tekanan juga datang dari sektor non-siklikal yang diwakili oleh TLKM (-1.12%) dan saham energi baru terbarukan BREN yang turun -1.26%. Kendaraan heavyweight seperti ASII juga turut menekan indeks dengan pelemahan -0.78%.

Fenomena ini menguatkan pandangan bahwa: "Divergensi pergerakan saham di sesi pertama ini menunjukkan bahwa sentimen bottom fishing mulai marak di saham-saham second liner, sementara big cap masih dibayangi aksi profit taking."

Sesi pertama hari ini juga diwarnai dengan lonjakan volume dan nilai transaksi pada saham-saham yang dikenal memiliki volatilitas tinggi.

Dari sisi nilai transaksi (Top Value), saham sektor energi dan bahan baku mendominasi, seperti BUMI dan PTRO yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Nilai Aksi Buyback BMRI Demi Stabilitas Pasar

Ekonom Nilai Aksi Buyback BMRI Demi Stabilitas Pasar

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 09:21 WIB

IHSG Menghijau di Awal Sesi, Kembali ke Level 8.400

IHSG Menghijau di Awal Sesi, Kembali ke Level 8.400

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 09:14 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Lagi: Wall Street dan Bursa Saham Asia Lanjutkan Tren Positif

IHSG Diprediksi Menguat Lagi: Wall Street dan Bursa Saham Asia Lanjutkan Tren Positif

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 08:14 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB