Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 18:09 WIB
Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui
Ilustrasi BTC
  • Perdagangan aset kripto pada awal November kedua mengalami tekanan berat.
  • Bitcoin (BTC) terkoreksi 14,63% dalam sebulan, sementara altcoin seperti Solana (SOL) terpukul lebih dalam.
  • Koreksi pasar ini dipicu kekhawatiran siklus halving historis dan gelombang likuidasi pada posisi leverage.

Data pasar menunjukkan fakta yang mengejutkan: nilai pasar Bitcoin telah tergerus lebih dari US$600 miliar atau setara dengan sekitar Rp 10.032 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.720) sejak mencapai puncaknya di atas level US$126.000 pada bulan Oktober lalu.

Ironisnya, koreksi tajam ini terjadi di tengah fundamental eksternal yang sebenarnya terlihat menguat.

Dukungan dari institusi keuangan Wall Street terus meningkat, arus masuk dana ke ETF Bitcoin masih mengalir deras, dan pemerintahan baru di bawah Donald Trump menunjukkan sikap yang sangat pro terhadap industri kripto.

Namun, realitas di pasar berkata lain; harga tetap rontok meski didukung sentimen positif tersebut.

Analis pasar menilai ada dua faktor utama yang memperburuk sentimen saat ini. Pertama adalah kekhawatiran investor terhadap pola historis siklus halving empat tahunan Bitcoin.

Jika dilihat secara historis, halving terakhir terjadi pada April 2024, dan puncak harga tercapai pada Oktober 2025. Pola ini memicu ketakutan bahwa setelah kenaikan besar tersebut, pasar akan memasuki fase koreksi dalam (bear market).

Faktor kedua adalah gelombang likuidasi pada posisi leverage. Peningkatan ketegangan perdagangan global telah memicu aksi jual besar-besaran di pasar derivatif kripto.

Hal ini menciptakan efek domino berupa margin call dan penjualan paksa (forced selling), yang menjelaskan mengapa penurunan harga berlangsung begitu cepat dan mengapa altcoin mengalami koreksi yang jauh lebih dalam dibandingkan Bitcoin.

Minimnya penopang beli di pasar membuat harga aset kripto sangat rentan terhadap volatilitas ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 17:39 WIB

Pasar Kripto Goyang, Bitcoin Anjlok 30 Persen di Bawah USD90.000

Pasar Kripto Goyang, Bitcoin Anjlok 30 Persen di Bawah USD90.000

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 14:01 WIB

Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?

Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 17:53 WIB

Terkini

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:07 WIB

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:26 WIB

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:16 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB