Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi

M Nurhadi

Rabu, 19 November 2025 | 08:45 WIB
Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi
Ilustrasi bursa saham Cina. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Indeks Wall Street mengalami tekanan jual signifikan pada Selasa (18/11/2025) akibat aksi profit taking saham.
  • Kekhawatiran valuasi dan laporan kinerja Nvidia yang akan datang mendorong investor mengurangi risiko.
  • IHSG diprediksi bergerak sideways pada Rabu (19/11/2025) sambil menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia.

Suara.com - Indeks-indeks saham utama Wall Street mengalami tekanan jual besar-besaran pada perdagangan hari Selasa (18/11/2025), dipicu oleh aksi profit taking di saham-saham teknologi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).

Sentimen negatif ini dengan cepat merembet ke pasar Asia, menciptakan lingkungan perdagangan yang penuh kehati-hatian, terutama menjelang rilis data ekonomi krusial AS dan keputusan suku bunga bank sentral.

Ketiga indeks utama AS ditutup melemah signifikan, menunjukkan kecenderungan investor untuk mengurangi risiko (risk-off):

  1. Dow Jones Industrial Average merosot 1,07%.
  2. S&P 500 turun 0,83%.
  3. Nasdaq Composite anjlok 1,21%.

Aksi jual ini secara spesifik menargetkan saham-saham megacap teknologi. Saham Nvidia, yang menjadi pendorong utama rally AI sepanjang tahun ini, turun lebih dari 2%. Saham Amazon anjlok 4%, dan Microsoft melemah 2%.

Tekanan terhadap Nvidia terjadi menjelang pengumuman kinerja kuartal III yang sangat dinantikan, dijadwalkan setelah penutupan perdagangan Rabu (19/11/2025).

Kekhawatiran valuasi yang terlalu tinggi mendorong investor untuk mengamankan keuntungan (profit taking) sebelum laporan dirilis.

Bahkan, berita positif dari sektor AI, seperti kesepakatan besar antara startup Anthropic dengan Microsoft dan investasi miliaran dolar dari Microsoft dan Nvidia ke Anthropic, gagal membendung arus jual di saham teknologi.

Di sektor ritel, saham Home Depot juga memberikan sentimen negatif setelah melaporkan laba yang meleset dari perkiraan analis dan memangkas proyeksi kinerja untuk setahun penuh, menambah kekhawatiran terhadap daya beli konsumen.

Koreksi tajam di Wall Street segera diikuti oleh pelemahan di pasar saham Asia-Pasifik pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Indeks-indeks utama regional ditutup di zona merah:

baca juga
  • Nikkei 225 Jepang merosot 3,22%.
  • Kospi Korea Selatan menurun 3,32%.
  • ASX 200 Australia turun 1,94%.
  • Hang Seng Hong Kong melemah 1,72%.

Kekhawatiran investor regional berlipat ganda karena mereka mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan dan menanti rangkaian data ekonomi penting AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintah sebelumnya.

Salah satu data yang paling dinantikan adalah laporan nonfarm payrolls (data ketenagakerjaan) bulan September yang akan dirilis Kamis (20/11/2025).

Sementara itu, di Jepang, perhatian tertuju pada pertemuan Perdana Menteri Sanae Takaichi dengan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda.

Ueda sempat menyinggung kemungkinan kenaikan suku bunga secepat bulan depan.

Namun, Takaichi dan Menteri Keuangan Satsuki Katayama secara terbuka menyatakan preferensi mereka untuk mempertahankan suku bunga tetap rendah hingga inflasi secara berkelanjutan mencapai target 2% BOJ.

Analisis Teknikal IHSG: Sideways Jelang BI Rate 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,65%, disertai dengan aksi net sell investor asing sekitar Rp 320 miliar.

Saham-saham unggulan yang paling banyak dilepas asing meliputi BBCA, BRPT, ANTM, IMPC, dan MDKA.

Berdasarkan kajian harian BNI Sekuritas, IHSG diprediksi berpotensi bergerak sideways (mendatar) pada perdagangan hari ini, Rabu (19/11/2025).

Sentimen pasar domestik cenderung menahan diri, khususnya menanti pengumuman keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) yang diperkirakan akan tetap stabil di level 4,75%.

Level Support IHSG: 8300–8350
Level Resist IHSG: 8400–8430

Para trader dan investor dapat mencermati beberapa saham pilihan (trading idea) untuk hari ini, di antaranya: BUMI, DEWA, MBMA, INET, BREN, dan RAJA.

Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan data. Risiko sepenuhnya di tangan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi BI Bakal Turun atau Tahan Suku Bunga, Ini Bocorannya

Prediksi BI Bakal Turun atau Tahan Suku Bunga, Ini Bocorannya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 07:49 WIB

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 17:21 WIB

Himbara Ramai-ramai Buyback, DPR Nilai itu Aksi yang Wajar

Himbara Ramai-ramai Buyback, DPR Nilai itu Aksi yang Wajar

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 14:04 WIB

Terkini

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:43 WIB

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:38 WIB

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 08:32 WIB

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+  Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

×