Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 19 November 2025 | 15:09 WIB
Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq. Foto ist
baca 10 detik
  • Indonesia, Prancis, & Inggris luncurkan Nature Credit Policy Forum di COP30.

  • Forum bertujuan buat standar Kredit Alam global, perangi greenwashing.

  • Indonesia tuntut transparansi & pastikan manfaat kredit alam ke masyarakat adat.

Suara.com - Di tengah memanasnya isu greenwashing atau klaim palsu kepedulian lingkungan oleh korporasi, Indonesia bersama Prancis dan Inggris resmi meluncurkan Nature Credit Policy Forum pada Konferensi Iklim COP30.

Forum ini dibentuk dengan satu misi utama untuk menciptakan "aturan main" yang jelas dan adil untuk mekanisme Kredit Alam (Nature Credit).

Kredit Alam adalah sistem di mana perusahaan berinvestasi pada proyek konservasi alam (melindungi hutan, laut, dan satwa liar) sebagai bentuk "penebusan dosa" emisi mereka. Namun, mekanisme ini sering dikritik karena kurangnya transparansi dan manfaat yang tidak sampai ke tangan komunitas yang sebenarnya menjadi penjaga alam.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan posisi tegas Indonesia bahwa mekanisme ini hanya akan bermakna jika menjamin keadilan sosial dan ekologis.

“Mekanisme kredit alam hanya bermakna jika dijalankan dengan prinsip transparansi serta akuntabilitas. Indonesia menuntut jaminan bahwa manfaatnya mengalir langsung kepada masyarakat setempat sekaligus menjaga keanekaragaman hayati dalam jangka panjang,” tegas Menteri Hanif dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025).

Forum kebijakan global ini akan menjadi wadah vital bagi para pemimpin dunia untuk menciptakan metrik untuk mengukur dan memverifikasi kualitas sebuah proyek konservasi dan juiga merancang regulasi agar keuntungan finansial dari Kredit Alam benar-benar diterima oleh Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal yang menjadi pelaksana konservasi di lapangan.

Langkah Indonesia ini mendapat dukungan kuat dari negara-negara mitra, yang melihat forum ini sebagai kerangka kerja kokoh untuk memerangi ketidakjujuran lingkungan.

Peluncuran Nature Credit Policy Forum ini dianggap sebagai tonggak penting dalam upaya global untuk mencapai target Kesepakatan Kunming-Montreal, yaitu menghentikan laju kehilangan keanekaragaman hayati sebelum tahun 2030.

Dengan memimpin inisiatif ini, Indonesia tidak hanya menuntut aksi, tetapi juga menyediakan solusi praktis untuk memastikan investasi lingkungan berjalan dengan jujur, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian alam serta kesejahteraan masyarakat di garis depan konservasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandu Sjahrir Blak-blakan: Danantara Tak Bisa Jauh dari Politik!

Pandu Sjahrir Blak-blakan: Danantara Tak Bisa Jauh dari Politik!

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 14:30 WIB

Premanisme Bikin Biaya Investasi RI Bengkak 40 Persen

Premanisme Bikin Biaya Investasi RI Bengkak 40 Persen

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 14:06 WIB

Pandu Sjahrir Pede Investasi 2026 Moncer: Indonesia Pindah Haluan dari SDA ke Otak Manusia!

Pandu Sjahrir Pede Investasi 2026 Moncer: Indonesia Pindah Haluan dari SDA ke Otak Manusia!

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 13:31 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×