Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

RUPTL 2025-2034 Butuh Rp 3000 Triliun, PLN: Tak Mungkin Dikerjakan Sendiri

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 November 2025 | 15:12 WIB
RUPTL 2025-2034 Butuh Rp 3000 Triliun, PLN: Tak Mungkin Dikerjakan Sendiri
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) kolaborasi diperlukan untuk mencapai target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. [Antara]
baca 10 detik
  • Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya harus berkolaborasi untuk memenuhi RUPTL 2025-2034.
  • Investasi yang diperlukan hampir Rp 3000 triliun.
  • Masih ada 10.000 lokasi yang belum dilayani penuh oleh PLN.

 

 

Suara.com - Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan penambahan kapasitas sebesar 69,5 gigawatt (GW). Untuk merealisasikannya dibutuhkan dana setidaknya Rp 300 triliun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan untuk mencapai target itu membutuhkan kolaborasi dengan pihak swasta, tidak bisa hanya bergantung pada PLN.

"Kebutuhan investasinya mendekati Rp 3.000 triliun. PLN tidak mungkin menanggung ini sendirian. Satu-satunya cara bergerak maju adalah melalui kolaborasi,” kata Darmawan dalam acara Electricity Connect 2025 di Jakarta pada Rabu (19/11/2025).

Dia merinci, penambahan kapasitas itu meliputi sekitar 48.000 kilometer transmisi dan 109.000 MVA gardu induk. Darmawan juga mengungkap, nantinya 69,5 GW yang ditargetkan, sebanyak 76 persen di antaranya berasal dari energi baru terbarukan.

Adapun porsi energi baru terbarukan dalam RUPTL terbaru yakni 42,6 GW (61 perse), storage 10,3 GW (15 persen), dan fosil 16,6 GW (24 persen).

Sementara untuk realisasi dalam periode 2025-2029 sebesar 27,9 GW yang terdiri dari energi fosil sebesar 12,7 GW (45 persen), EBT 12,2 GW (44 persen), dan Storage 3,0 GW (11 persen).

"Nah, tentu saja dengan adanya transisi energi ini, kita akan mampu menyediakan energi yang terjangkau.. Biaya pokok produksi diharapkan semakin menurun," katanya.

"Dan dalam proses itu, kita beralih dari energi berbasis impor ke energi berbasis domestik. Meningkatkan ketahanan energi sesuai dengan Asta Cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," sambungnya.

Selain itu, Darmawan pun mengeklaim bahwa target penambahan kapasitas listrik itu tidak hanya akan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tapi sekaligus penciptaan lapangan kerja.

baca juga

"Dalam proses itu juga kita membangun lapangan pekerjaan. Dan dalam proses itu juga kita menciptakan lapangan kerja berarti membangun kemakmuran dan juga mempercepat pertumbuhan ekonomi," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman Hutajulu menyebut rasio elektrifikasi yang dilayani PLN saat ini mencapai 98,54 persen, namun masih terdapat lebih dari 10 ribu lokasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum menerima layanan penuh.

Ia mengatakan pemerintah menargetkan penyelesaian elektrifikasi di wilayah tersebut dalam lima tahun ke depan, termasuk pemasangan listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu dan percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal di 80.000 desa.

Jisman menegaskan bahwa transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan akan dilakukan dengan prinsip keterjangkauan, keberlanjutan, dan keadilan, mengingat potensi energi hijau Indonesia sangat besar.

Dalam acara Electricity Connect 2025, Pemerintah, PLN, dan para pelaku industri ketenagalistrikan sepakat memperkuat sinergi untuk menjalankan agenda nasional tersebut, memastikan RUPTL menjadi instrumen strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Laporkan Pendapatan Rp545 Triliun dan Tunjuk Petinggi TNI jadi Komisaris

PLN Laporkan Pendapatan Rp545 Triliun dan Tunjuk Petinggi TNI jadi Komisaris

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:05 WIB

Sudah Masuk Juni, Bos PLN Tunggu Sinyal Pemerintah soal Diskon Tarif Listrik

Sudah Masuk Juni, Bos PLN Tunggu Sinyal Pemerintah soal Diskon Tarif Listrik

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 12:04 WIB

Transaksi di SPKLU Naik Nyaris 5 Kali Lipat di Mudik Lebaran 2025

Transaksi di SPKLU Naik Nyaris 5 Kali Lipat di Mudik Lebaran 2025

Otomotif | Sabtu, 12 April 2025 | 11:19 WIB

Hattrick! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year 2024

Hattrick! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year 2024

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:12 WIB

Jumlah SPKLU Melejit, PLN Yakin Pemudik dengan Mobil Listrik Tak Akan Mengantre saat Cas Baterai

Jumlah SPKLU Melejit, PLN Yakin Pemudik dengan Mobil Listrik Tak Akan Mengantre saat Cas Baterai

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 20:53 WIB

Terkini

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:11 WIB

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:07 WIB

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Adu Spek Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A26 5G, Mending Ugrade atau Seri Lama?

Adu Spek Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A26 5G, Mending Ugrade atau Seri Lama?

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:04 WIB

Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral

Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral

Malang | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:02 WIB

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:02 WIB

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

Sumbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

×