Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Ada Perubahan Rencana, Daftar Lengkap Penggunaan Dana Rp 23,67 Triliun Garuda Indonesia

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 09:38 WIB
Ada Perubahan Rencana, Daftar Lengkap Penggunaan Dana Rp 23,67 Triliun Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik/(Dok GIAA).
  • Garuda Indonesia (GIAA) menerima dana dari BPI Danantara mencapai Rp 23,67 triliun, mengalami peningkatan signifikan dari alokasi awal Rp 1,84 triliun.
  • Dana hasil PMTHMETD tersebut kini dialokasikan untuk menopang modal kerja induk, memperkuat modal Citilink, serta melunasi utang bahan bakar kepada Pertamina.
  • Danantara akan terus mengawasi proses penyehatan kinerja GIAA setelah suntikan modal guna memulihkan operasional pesawat yang sebelumnya mengalami penangguhan.

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mengungkapkan hasil penggunaaan dana yang didapat dari BPI Danantara sebesar Rp 23,67 triliun.

Coporate Secretary GIAA, Andreas Tumpal H Hutapea, mengatakan awalnya perseroan hanya mendapatkan dana Rp 1,84 triliun, namun bertambah menjadi Rp 23,67 triliun.

Namun, ia menyebut, perseroan mengubah rencana penggunaan dana. Akan tetapi, dana tersebut dialokasikan untuk menopang modal kerja, memperkuat Citilink, hingga menutup utang bahan bakar kepada Pertamina.

"Pelaksanaan PMTHMETD merupakan proses yang komprehensif serta memerlukan kajian menyeluruh sebagai bentuk pengajuan Perseroan kepada PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM)," ujar Andreas Tumpal seperti dikutip dari keterbukaan informasi yang dikutip, Kamis (20/11/2025).

Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau. [Dok.Antara]
Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau. [Dok.Antara]

Adapun berikut rincian penggunaan dana dari rencana awal sampai perubahan sebagai berikut

Alokasi 9 Oktober (rencana awal): Fokus Perawatan hingga Ekspansi Armada

Dalam penjelasan awal per 9 Oktober, Garuda Indonesia merinci empat pos penggunaan dana. Sebesar 29 persen digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan operasional perseroan, termasuk pembayaran biaya perawatan dan perbaikan pesawat.

Kemudian 37 persen dialokasikan untuk peningkatan modal pada Citilink guna mendukung modal kerja dan operasional anak usaha tersebut, juga mencakup biaya perawatan serta perbaikan pesawat.

Sebesar 22 persen diarahkan untuk ekspansi armada Garuda Indonesia dan Citilink, sementara 12 persen sisanya digunakan untuk tambahan modal di Citilink dalam rangka pembayaran utang pembelian bahan bakar pesawat kepada Pertamina untuk periode 2019–2021.

Alokasi 11 November (rencana perubahan): Dua Fokus Utama Garuda Indonesia

Garuda Indonesia kembali mengungkap perubahan rencana pengguanan dana dari Danantara. Sebesar 36,78 persen atau Rp 8,70 triliun akan digunakan untuk modal kerja dan operasional perseroan. Dana ini mencakup biaya perawatan dan perbaikan pesawat, dengan rincian 7,7 persen berasal dari SHL dan 29,08 persen dari penambahan modal tunai.

Perawatan pesawat di periode 2025/2026 ini akan dilakukan oleh GMF atau MRO lain berdasarkan perjanjian induk perawatan pesawat yang telah disepakati sejak 2018.

Sisanya, 63,22 persen atau Rp 14,96 triliun, dialokasikan untuk peningkatan modal pada Citilink. Langkah itu dilakukan melalui konversi pinjaman pemegang saham menjadi modal serta setoran modal tunai.

Garuda menegaskan bahwa fokus restrukturisasi Citilink ini penting untuk menghindari risiko strategis maupun dampak sosial yang lebih luas.

Dana untuk Citilink tersebut terbagi menjadi dua bagian:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Geleng-geleng, Dari Ribuan BUMN Hanya 8 yang Setor Dividen Jumbo

Bos Danantara Geleng-geleng, Dari Ribuan BUMN Hanya 8 yang Setor Dividen Jumbo

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 09:06 WIB

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 18:10 WIB

Pandu Sjahrir Blak-blakan: Danantara Tak Bisa Jauh dari Politik!

Pandu Sjahrir Blak-blakan: Danantara Tak Bisa Jauh dari Politik!

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB