Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Riset: Perempuan Berisiko Dua Kali Lebih Besar Kehilangan Pekerjaan Akibat AI

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 12:14 WIB
Riset: Perempuan Berisiko Dua Kali Lebih Besar Kehilangan Pekerjaan Akibat AI
Ilustrasi wanita karier (freepik.com/tirachardz)
  • Studi terbaru menunjukkan perempuan memiliki risiko dua kali lebih tinggi kehilangan pekerjaan karena otomatisasi AI.
  • Perempuan juga 20 persen lebih kecil kemungkinannya mengadopsi teknologi AI generatif dibandingkan laki-laki.
  • Hanya 22 persen dari total talenta AI global saat ini adalah perempuan, memicu peringatan bahwa kaum hawa bisa tertinggal dalam evolusi teknologi.

Suara.com - Kemajuan pesat dalam teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ternyata membawa risiko kesenjangan gender yang signifikan di pasar kerja.

Sebuah studi terbaru mengindikasikan bahwa perempuan berisiko kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi AI dan memiliki kemungkinan jauh lebih kecil untuk memanfaatkan teknologi generatif dibandingkan laki-laki.

Hasil studi yang dilaporkan oleh harian The Independent menunjukkan bahwa perempuan diperingatkan dapat "tertinggal" oleh kemajuan teknologi.

Pasalnya, perempuan ditemukan dua kali lebih mungkin menempati jenis pekerjaan yang sangat terancam oleh otomatisasi berbasis AI.

Temuan ini secara spesifik menyoroti pekerjaan yang selama ini didominasi oleh perempuan, seperti sektor administrasi, pembukuan, kasir, dan staf kantor.

Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat repetitif dan berbasis data ini menjadi yang paling rentan untuk digantikan atau diotomasi oleh sistem AI.

Tidak hanya risiko kehilangan pekerjaan, studi ini—yang dikenal sebagai laporan "AI Gender Gap" oleh perusahaan konsultan Credera—juga mengungkapkan adanya jurang pemisah dalam adopsi teknologi:

Dikutip via Anadolu Agency, perempuan 20 persen lebih kecil kemungkinannya menggunakan perangkat AI generatif ketimbang laki-laki.

Kesenjangan penggunaan ini secara langsung mengurangi peluang perempuan untuk beradaptasi dan bersaing dalam pekerjaan baru yang menuntut kemampuan penguasaan AI.

Data global Credera bahkan menunjukkan bahwa hanya 22 persen dari talenta AI di seluruh dunia saat ini yang merupakan perempuan.

Kesenjangan gender dalam AI ini memicu peringatan dari lembaga sosial yang bergerak di bidang teknologi.

Supermums, sebuah lembaga yang fokus membantu perempuan memasuki dunia teknologi, memperingatkan bahwa temuan ini mengindikasikan "risiko nyata perempuan akan tertinggal" seiring dengan evolusi teknologi yang terus berjalan.

Heather Black, pendiri Supermums, secara khusus menyoroti para ibu yang bekerja. Ia memperingatkan bahwa mereka berisiko tinggi "menjadi pihak yang menanggung konsekuensi dari kebangkitan AI."

"Pada dasarnya, perempuan, terutama para ibu, akan menjadi pihak yang menanggung akibat dari kebangkitan AI," ujar Black, sebagaimana dikutip dari surat kabar daring Inggris tersebut.

Black menekankan bahwa AI adalah kenyataan yang tidak dapat dihindari. Sehingga, mempelajari cara kerja AI dan bagaimana memanfaatkannya adalah hal yang sangat penting dan mendesak bagi perempuan agar tidak tergeser dalam struktur tenaga kerja masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma 'Minuman Nenek-nenek', Ini 5 Jamu Wajib Coba buat Cewek Biar Gak Gampang Sakit

Bukan Cuma 'Minuman Nenek-nenek', Ini 5 Jamu Wajib Coba buat Cewek Biar Gak Gampang Sakit

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 11:21 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur AI, Ada yang Bisa Pakai ChatGPT

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur AI, Ada yang Bisa Pakai ChatGPT

Tekno | Rabu, 19 November 2025 | 18:45 WIB

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Sinematik Suasana Hujan, Hasil Keren Tinggal Copas

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Sinematik Suasana Hujan, Hasil Keren Tinggal Copas

Tekno | Rabu, 19 November 2025 | 12:48 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB