Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Riset: Perempuan Berisiko Dua Kali Lebih Besar Kehilangan Pekerjaan Akibat AI

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 12:14 WIB
Riset: Perempuan Berisiko Dua Kali Lebih Besar Kehilangan Pekerjaan Akibat AI
Ilustrasi wanita karier (freepik.com/tirachardz)
  • Studi terbaru menunjukkan perempuan memiliki risiko dua kali lebih tinggi kehilangan pekerjaan karena otomatisasi AI.
  • Perempuan juga 20 persen lebih kecil kemungkinannya mengadopsi teknologi AI generatif dibandingkan laki-laki.
  • Hanya 22 persen dari total talenta AI global saat ini adalah perempuan, memicu peringatan bahwa kaum hawa bisa tertinggal dalam evolusi teknologi.

Suara.com - Kemajuan pesat dalam teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ternyata membawa risiko kesenjangan gender yang signifikan di pasar kerja.

Sebuah studi terbaru mengindikasikan bahwa perempuan berisiko kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi AI dan memiliki kemungkinan jauh lebih kecil untuk memanfaatkan teknologi generatif dibandingkan laki-laki.

Hasil studi yang dilaporkan oleh harian The Independent menunjukkan bahwa perempuan diperingatkan dapat "tertinggal" oleh kemajuan teknologi.

Pasalnya, perempuan ditemukan dua kali lebih mungkin menempati jenis pekerjaan yang sangat terancam oleh otomatisasi berbasis AI.

Temuan ini secara spesifik menyoroti pekerjaan yang selama ini didominasi oleh perempuan, seperti sektor administrasi, pembukuan, kasir, dan staf kantor.

Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat repetitif dan berbasis data ini menjadi yang paling rentan untuk digantikan atau diotomasi oleh sistem AI.

Tidak hanya risiko kehilangan pekerjaan, studi ini—yang dikenal sebagai laporan "AI Gender Gap" oleh perusahaan konsultan Credera—juga mengungkapkan adanya jurang pemisah dalam adopsi teknologi:

Dikutip via Anadolu Agency, perempuan 20 persen lebih kecil kemungkinannya menggunakan perangkat AI generatif ketimbang laki-laki.

Kesenjangan penggunaan ini secara langsung mengurangi peluang perempuan untuk beradaptasi dan bersaing dalam pekerjaan baru yang menuntut kemampuan penguasaan AI.

Data global Credera bahkan menunjukkan bahwa hanya 22 persen dari talenta AI di seluruh dunia saat ini yang merupakan perempuan.

Kesenjangan gender dalam AI ini memicu peringatan dari lembaga sosial yang bergerak di bidang teknologi.

Supermums, sebuah lembaga yang fokus membantu perempuan memasuki dunia teknologi, memperingatkan bahwa temuan ini mengindikasikan "risiko nyata perempuan akan tertinggal" seiring dengan evolusi teknologi yang terus berjalan.

Heather Black, pendiri Supermums, secara khusus menyoroti para ibu yang bekerja. Ia memperingatkan bahwa mereka berisiko tinggi "menjadi pihak yang menanggung konsekuensi dari kebangkitan AI."

"Pada dasarnya, perempuan, terutama para ibu, akan menjadi pihak yang menanggung akibat dari kebangkitan AI," ujar Black, sebagaimana dikutip dari surat kabar daring Inggris tersebut.

Black menekankan bahwa AI adalah kenyataan yang tidak dapat dihindari. Sehingga, mempelajari cara kerja AI dan bagaimana memanfaatkannya adalah hal yang sangat penting dan mendesak bagi perempuan agar tidak tergeser dalam struktur tenaga kerja masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma 'Minuman Nenek-nenek', Ini 5 Jamu Wajib Coba buat Cewek Biar Gak Gampang Sakit

Bukan Cuma 'Minuman Nenek-nenek', Ini 5 Jamu Wajib Coba buat Cewek Biar Gak Gampang Sakit

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 11:21 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur AI, Ada yang Bisa Pakai ChatGPT

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur AI, Ada yang Bisa Pakai ChatGPT

Tekno | Rabu, 19 November 2025 | 18:45 WIB

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Sinematik Suasana Hujan, Hasil Keren Tinggal Copas

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Sinematik Suasana Hujan, Hasil Keren Tinggal Copas

Tekno | Rabu, 19 November 2025 | 12:48 WIB

Terkini

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB