Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Rp1,45 Triliun Diborong! Ini Alasan BMRI Banyak Diborong Asing Pekan Ini

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 23 November 2025 | 11:25 WIB
Rp1,45 Triliun Diborong! Ini Alasan BMRI Banyak Diborong Asing Pekan Ini
Bank Mandiri (Dok: Bank Mandiri)
  • Investor asing mencatatkan pembelian bersih saham BMRI sebesar Rp1,45 triliun selama pekan perdagangan 17–21 November 2025.
  • Ketertarikan investor didorong fundamental kuat BMRI yang memproyeksikan pertumbuhan kredit 9-10% pada tahun 2026.
  • BMRI fokus mendorong Program 3 Juta Rumah melalui Kredit Pembiayaan Perumahan (KPP) untuk UMKM dan masyarakat.

Suara.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) jadi salah satu saham paling banyak dibeli investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI)  sepanjang pekan perdagangan 17–21 November 2025.

Data menunjukkan, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) fantastis pada saham BMRI sebesar Rp1,45 triliun di pasar reguler.

Aksi beli masif pada saham big cap perbankan ini terjadi di tengah arus masuk dana asing ke pasar saham nasional secara umum.

Dalam sepekan terakhir, investor asing mencatatkan total net buy sebesar Rp3,9 triliun, melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya (Rp3,8 triliun).

Saham BMRI memimpin daftar beli bersih, jauh melampaui saham bank besar lainnya seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net buy Rp617,8 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp357,5 miliar.

Kendati demikian, pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025), investor asing sempat mencatatkan jual bersih (net sell) tipis di seluruh pasar sebesar Rp26,3 miliar, menjadikan total net sell asing sepanjang tahun berjalan (year-to-date) ini berada di angka Rp30,5 triliun.

Ketertarikan investor asing terhadap BMRI didukung oleh kinerja fundamental yang solid dan prospek pertumbuhan yang kuat. Bank Mandiri memproyeksikan mampu mempertahankan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 9-10% secara tahunan (yoy) pada tahun 2026.

Pertumbuhan ini akan didorong oleh sektor pembiayaan korporasi, infrastruktur, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Secara kinerja, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) BMRI tercatat naik 5% yoy menjadi Rp78,3 triliun, ditopang oleh pertumbuhan kredit yang stabil dan kenaikan imbal hasil.

Strategi utama BMRI ke depan adalah menurunkan biaya dana (cost of fund/CoF), memperkuat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga murah (CASA), dan memperluas monetisasi digital melalui aplikasi andalan mereka, Livin’ dan Kopra Mandiri.

Selain itu, salah satu fokus utama BMRI saat ini adalah mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sosialisasi Kredit Pembiayaan Perumahan (KPP).

Program KPP, yang diatur dalam Permenko No. 13/2025 dan Permen PKP No. 13/2025, ditujukan bagi UMKM dan masyarakat luas untuk membangun atau merenovasi rumah.

KPP berfungsi ganda sebagai kredit modal kerja atau investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha maupun perorangan di sektor perumahan. Dukungan ini dianggap strategis untuk memperkuat sektor perumahan secara inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menyampaikan bahwa pembiayaan KPP tidak hanya menyokong pelaku konstruksi, pengembang, dan pedagang material bangunan, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM di berbagai wilayah.

“Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan perbankan, diharapkan program ini mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing nasional menuju visi Indonesia Emas 2045, sekaligus selaras dengan Asta Cita Pemerintah,” ujar Henry Panjaitan di Tangerang, Kamis (20/11), usai efektif menjabat setelah RUPSLB 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham dan Bisnis Djarum Group Milik Keluarga Hartono

Daftar Saham dan Bisnis Djarum Group Milik Keluarga Hartono

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 09:58 WIB

Aliran Modal Asing Rp 2,29 Triliun Deras Masuk ke RI pada Pekan ke-3 November, Ke Mana Saja?

Aliran Modal Asing Rp 2,29 Triliun Deras Masuk ke RI pada Pekan ke-3 November, Ke Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 09:27 WIB

10 Aplikasi Saham di Indonesia, Mulai dari Fee Paling Murah dan Fitur Lengkap

10 Aplikasi Saham di Indonesia, Mulai dari Fee Paling Murah dan Fitur Lengkap

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 05:55 WIB

Terkini

Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan

Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:28 WIB

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB