Saham RLCO: Harga Berkisar Rp160, Dana IPO Mau Dipakai Apa?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 13:57 WIB
Saham RLCO: Harga Berkisar Rp160, Dana IPO Mau Dipakai Apa?
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO) akan melantai di BEI pada 8 Desember 2025, menargetkan dana Rp105 miliar.
  • Perusahaan pengolah sarang burung walet dari Bojonegoro ini fokus pada kualitas dan ekspansi pasar internasional.
  • Dana IPO akan dialokasikan penuh untuk memperkuat rantai pasok melalui pembelian bahan baku utama.

Suara.com - PT Abadi Lestari Indonesia, pabrik pengolahan sarang burung walet yang beroperasi dari Bojonegoro, Jawa Timur, bersiap melangkah ke pasar modal Indonesia.

Perusahaan dengan kode saham RLCO ini dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025, dengan target menghimpun dana segar sekitar Rp105 miliar dari penawaran 625 juta saham (20% dari modal) pada harga Rp150 hingga Rp168 per saham.

Perusahaan ini telah membangun reputasinya sebagai pabrik pengolahan sarang burung walet terkemuka sejak tahun 1979.

Keunggulan kompetitif utama RLCO terletak pada kualitas produk yang terjamin, didukung oleh bahan baku dan proses pengolahan yang unggul.

RLCO telah bertransformasi dari sekadar eksportir sarang burung walet mentah menjadi pemain industri kesehatan konsumen yang memproduksi superfood dan suplemen premium.

Posisi strategis pabrik mereka di Bojonegoro memberikan akses yang lebih dekat dan pasokan stabil dari petani sarang burung walet lokal.

Dalam menjalankan operasinya, RLCO didorong oleh budaya kerja "We’re better every day" dan dipandu oleh visi yang ambisius:

Visi: Menjadi perusahaan penghasil sarang burung walet yang dikenal karena kualitas tingginya, menjadi yang terbaik dan diakui di pasar internasional.

Dana IPO 100% untuk Memperkuat Fondasi Bisnis Inti 

Inti dari aksi korporasi IPO ini adalah untuk memperkuat fundamental operasional.

Manajemen RLCO berencana mengalokasikan seluruh 100% dana yang dihimpun dari IPO untuk mendukung rantai pasok bahan baku utamanya, yaitu sarang burung walet.

Alokasi dana tersebut dibagi menjadi dua pos penting:

  1. Modal Kerja Pembelian Bahan Baku (56,33%): Lebih dari separuh dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja langsung perseroan, khusus ditujukan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.
  2. Penyertaan Modal Anak Usaha (43,67%): Sisanya akan disalurkan sebagai penyertaan modal kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, yang dananya juga akan digunakan sepenuhnya untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.

Fokus penuh pada peningkatan pasokan bahan baku ini menunjukkan komitmen RLCO dalam memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.

Prospek yang Didukung Tren Kesehatan Global

Saat ini, RLCO memproduksi berbagai produk kesehatan premium, termasuk minuman sarang burung walet, suplemen kolagen, dan kaldu ayam tinggi protein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO): Saham IPO, Keuangan, dan Prospek Bisnis

Profil PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO): Saham IPO, Keuangan, dan Prospek Bisnis

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 11:50 WIB

IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?

IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 09:17 WIB

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:35 WIB

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:55 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB