Freeport Pede Setoran ke Negara 2025 Rp 70 Triliun di Tengah Produksi Turun, Kok Bisa?

Achmad Fauzi

Senin, 24 November 2025 | 16:27 WIB
Freeport Pede Setoran ke Negara 2025 Rp 70 Triliun di Tengah Produksi Turun, Kok Bisa?
Pekerja Tambang Freeport saat berada di area pertambangan bawah tanah Grasberg, Papua. [Ist]
baca 10 detik
  • PT Freeport Indonesia memproyeksikan setoran ke negara sebesar USD 4,1 miliar pada tahun 2025 meskipun produksi di bawah target RKAB.
  • Kenaikan signifikan harga jual tembaga dan emas menaikkan pendapatan meskipun volume produksi tembaga hanya 70 persen dan emas 50 persen.
  • Penerimaan negara tersebut meliputi pajak penghasilan badan, PNBP, dividen, serta cicilan pajak badan tahun 2024.

Suara.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengaku bisa menyetor dana ke negara sebesar USD 4,1 miliar atau setara Rp 70 triliun di tahun 2025. Padahal, produksi emas maupun tembaga diproyeksikan perusahaan bakal jauh dari target Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB).

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas mengungkapkan, setoran penerimaan negara itu imbas dari kenaikan harga baik dari tembaga dan emas.

Ia memaparkan, pada tembaga meski produksinya diproyeksikan hanya 70 persen, tetapi harga jualnya telah naik 19 persen dari RKAB dari USD 3,75 per lb menjadi USD 4,46 per lb.

"Sehingga proyeksi pencapaian penjualan tembaga itu, walaupun produksinya turun, tapi pendapatannya naik. Jadi kalau kita lihat tadi di atas produksi kita hanya 70 persen untuk tembaga, tapi pendapatannya bisa naik 19 persen, 119 persen totalnya," ujar Tony dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur. [Foto dok. PT Freeport Indonesia]
Smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur. [Foto dok. PT Freeport Indonesia]

Begitu juga dengan harga emas, ia menuturkan ada lonjakan hingga 80 persen dari USD 1.900 per ounce menjadi USD 3.426 per ounce.

Hal ini, yang membuat pendapatan dari penjualan emas meroket drastis, meski capaian produksinya hanya mencapai 50 persen tahun 2025.

"Di RKAB kami, itu proyeksi harganya USD 1.900 per ounce. Harga saat ini itu sementara sudah USD 4.300, tapi di proyeksi pada saat kami lakukan disemat waktu kedua itu harganya masih USD 3.000. Ini realisasinya USD 3.400 dolar per ounce. Sehingga kenaikan pendapatannya malah tinggi sekitar 80 persen, padahal produksinya berkurang hampir separuhnya," ucapnya.

Tony menegaskan, penerimaan negara yang disetor Freeport berasal dari pajak penghasilan badan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta dividen. Sehingga, jika ditotal jumlahnya diprediksi bisa mencapai USD 4,1 miliar.

"Ini juga ada faktor lain yaitu faktor cicilan atau installment pajak perseroan badan, pajak penghasilan badan, yang harus kami bayarkan berdasarkan hasil di tahun 2024. Ini akan terus kita bayarkan sampai akhir tahun, makanya memang angkanya lebih dari RKAB 2025 karena faktor-faktor tadi tersebut," imbuhnya.

baca juga

Produksi Emas Anjlok

Tony emaparkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan mematok produksi emas sebesar 67 ton.

Namun, setelah adanya insiden tersebut, perusahaan menurunkan target dengan proyeksi produksi hanya 33 ton. Jumlah ini turun hingga 50 persen dari target RKAB.

"Namun, dengan adanya insiden di mana kita berhenti, insiden di tanggal 8 September, yaitu insiden luncuran material basah di tambang, menyebabkan kami hentikan semua produksi di tambang bawah tanah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target

Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 12:41 WIB

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 19:06 WIB

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 18:51 WIB

Terkini

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB

×