Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Produksi Belum Cukup, Kebutuhan Kilang Minyak dan BBM RI Masih Dipenuhi Impor

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 19:09 WIB
Produksi Belum Cukup, Kebutuhan Kilang Minyak dan BBM RI Masih Dipenuhi Impor
Ilustrasi industri migas. (Shutterstock)
  • Kebutuhan minyak mentah harian kilang hingga September 2025 diproyeksikan mencapai 940 ribu barel per hari.
  • Kebutuhan BBM domestik hingga September 2025 rata-ratanya adalah 232.417 kilo liter per hari.
  • Total kapasitas produksi seluruh kilang nasional saat ini adalah sebesar 1,18 juta barel per hari.

Suara.com - Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM, Noor Arifin Muhammad mengungkap kebutuhan rata-rata pengolahan atau kilang atau intake minyak mentah harian kilang hingga September 2025 mencapai 940 ribu barel.

Sisanya, dari total kebutuhan itu sebanyak 30,39 persen berasal dari impor

"Rata-rata intake kilang pada tahun 2025 sampai dengan September sebesar 940 ribu barel per hari," ujar Noor saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta pada Senin (24/11/2025). 

Dibanding tahun sebelumnya, kebutuhan itu mengalami peningkatan. Setidaknya pada 2024 kebutuhan rata-rata intake minyak mentah harian berada di angka 890 ribu barel dengan rincian sebanyak 34,79 persen berasal dari impor.  

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) diminta untuk terus memacu kinerjanya.
Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) diminta untuk terus memacu kinerjanya.

Sementara rata-rata kebutuhan BBM dalam negeri hingga September 2025 sebesar 232.417 kilo liter per hari. Mengalami peningkatan dibanding pada 2024 yang rata-ratanya mencapai  226.510 kilo liter per hari. 

"Pada tahun 2024 dapat kami laporkan impor BBM sebesar 38,78 persen,  sedangkan kebutuhan pada tahun ini hingga September mencapai 49,53 persen," jelas Noor.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa total kapasitas produksi seluruh kilang yang ada di dalam negeri mencapai 1,18 juta barel per hari. 

Adapun masing-masing kilang itu di antaranya,  Kilang RU II Dumai dengan kapasitas produksi 170.000 barel per hari, Kilang RU III Plaju dengan kapasitas produksi 126.200 barel per hari, Kilang RU IV Cilacap dengan kapasitas produksi 348.000 barel per hari.

Selain itu, Kilang RU V Balikpapan dengan kapasitas produksi  260.000 barel per hari, dan  Kilang RU VI Balongan dengan produksi 150.000 barel per hari. 

Kemudian, Kilang Pusdiklat Migas dengan kapasitas produksi 3.800 barel per hari,  Kilang TPPI dengan kapasitas produksi 100.000 barel per hari, Kilang TWU dengan kapasitas produksi 18.000 barel per hari, dan Kilang RU VII Kasim dengan kapasitas produksi  10.000 barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir 50 Persen Kebutuhan BBM Nasional Berasal dari Impor

Hampir 50 Persen Kebutuhan BBM Nasional Berasal dari Impor

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 15:25 WIB

Beli Base Fuel dari Pertamina, Sebentar Lagi Stok BBM Vivo Tersedia

Beli Base Fuel dari Pertamina, Sebentar Lagi Stok BBM Vivo Tersedia

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 13:14 WIB

7 Fakta Beras Impor 250 Ton dari Thailand: Mentan Sebut Ilegal, Dibantah Wali Kota

7 Fakta Beras Impor 250 Ton dari Thailand: Mentan Sebut Ilegal, Dibantah Wali Kota

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 09:58 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB