Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Hampir 50 Persen Kebutuhan BBM Nasional Berasal dari Impor

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 15:25 WIB
Hampir 50 Persen Kebutuhan BBM Nasional Berasal dari Impor
Kementerian ESDM mengungkapkan impor BBM guna memenuhi kebutuhan nasional pada 2025 naik hampir 50 persen dibandingkan dengan pada 2024 kemarin. Foto: Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kementerian ESDM mencatat kebutuhan BBM nasional 2025 naik menjadi 232.417 kilo liter per hari.
  • Persentase impor BBM secara keseluruhan tahun 2025 mencapai 49,53 persen, lebih tinggi dari 2024.
  • Data ini disampaikan Noor Arifin Muhammad saat rapat kerja Komisi XII DPR pada Senin (24/11/2025).

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan impor BBM guna memenuhi kebutuhan nasional pada 2025 naik hampir 50 persen dibandingkan dengan pada 2024 kemarin.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad menyebut hingga September 2025, rata-rata kebutuhan BBM sebesar 232.417 kilo liter per hari, naik dibanding 2024 yang rata-ratanya mencapai 226.510 kilo liter per hari.

Bersamaan dengan itu, impor BBM juga mengalami peningkatan. Dari rata-rata kebutuhan 232.417 kilo liter per hari, sebanyak 49,53 persen berasal dari impor. Sementara pada 2024, dengan kebutuhan rata-rata 226.510 kilo liter per hari sebanyak 38,78 persen berasal dari impor.

"Pada tahun 2024 dapat kami laporkan impor BBM sebesar 38,78 persen, sedangkan kebutuhan pada tahun ini hingga September mencapai 49,53 persen," kata Noor saat rapat kerja dengan Anggota Komisi XII DPR di kompleks parlemen, Jakarta pada Senin (24/11/2025).

Dia merinci, impor bensin hingga September 2025 mencapai 49,64 persen, turun dibandingkan kebutuhan impor pada 2024 yakni 60,26 persen. Dijelaskan, total kebutuhan bensin pada 2025 sebesar 105.432 kilo liter per hari, sementara pada 2024 sebanyak 100.110 kiloliter per hari.

Kemudian untuk kebutuhan bensin jenis enis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) hingga September 2025 sebesar 76.923 kilo liter per hari. Sementara pada 2024 sebesar 81.093 kilo liter per hari.

Untuk kebutuhan bensin jenis bahan bakar umum (JBU) atau BBM non subsidi hingga September 2025 sebesar 28.509 kilo liter per hari, dan pada 2024 sebanyak 19.016 kilo liter per hari.

Selanjutnya untuk kebutuhan solar hingga September 2025 sebesar 72.308 kilo liter per hari, dan pada 2024 sebesar 106.970 kilo liter per hari.

"Untuk impor minyak solar, dan dari tahun 2024 dan 2025 sampai dengan September berturut-turut sebesar 20,48 persen dan 15,80 persen," kata Noor menambahkan.

Adapun rinciannya, untuk solar jenis bahan bakar tertentu (JBT) atau BBM Solar bersubsidi hingga September 2025 sebesar 31.868 kilo liter per hari, dan pada 2024 sebanyak 48.142 kilo liter per hari.

Lalu untuk solar jenis bahan bakar umum (JBU) atau BBM non subsidi hingga September 2025 sebanyak 40.440 kilo liter per hari, dan pada 2024 sebanyak 58.825.

"Dan ada tahun 2024 dan 2025 untuk bahan bakar avtur berturut-turut sebesar 38,96 persen dan 33,19 persen merupakan kebutuhan impor," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral BBM Bobibos, Kementerian ESDM Jelaskan Langkah Agar Bisa Dijual Bebas

Viral BBM Bobibos, Kementerian ESDM Jelaskan Langkah Agar Bisa Dijual Bebas

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 14:43 WIB

Menko Airlangga Buka Peluang Swasta Bisa Ikut Impor BBM dan LPG dari AS

Menko Airlangga Buka Peluang Swasta Bisa Ikut Impor BBM dan LPG dari AS

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 19:35 WIB

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 16:44 WIB

Cadangan Minyak Indonesia Cuma 4,4 Miliar Barel, Terbanyak di Kalimantan

Cadangan Minyak Indonesia Cuma 4,4 Miliar Barel, Terbanyak di Kalimantan

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:56 WIB

Kementerian ESDM Berhati-hati Tangani Tambang Emas Ilegal di Mandalika

Kementerian ESDM Berhati-hati Tangani Tambang Emas Ilegal di Mandalika

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 19:46 WIB

Terkini

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:59 WIB

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:44 WIB

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:39 WIB

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:27 WIB

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:24 WIB

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:52 WIB