Rusia-Ukraina Mau Damai, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 27 November 2025 | 10:14 WIB
Rusia-Ukraina Mau Damai, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot
Ilustrasi Harga Minyak Dunia
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melemah pada Kamis, 27 November 2025, dipicu ekspektasi gencatan senjata Ukraina-Rusia yang bisa cabut sanksi.
  • Harga Brent dan WTI turun masing-masing menjadi USD 62,92 dan USD 58,44 per barel akibat kekhawatiran kelebihan pasokan.
  • Peningkatan stok minyak mentah AS sebesar 2,8 juta barel dan potensi mempertahankan produksi OPEC menekan harga.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali dilaporkan melemah pada perdagangan Kamis, 27 November 2025, di tengah ekspektasi gencatan senjata antara Ukraina dengan Rusia. Perdamaian antara kedua negara itu, berpeluang membuka jalan pencabutan sanksi terhadap pasokan minyak Rusia. 

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent dilaporkan turun sebesar 21 sen atau 0,3 persen menjadi USD 62,92 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 21 sen, atau 0,4 persen, menjadi USD 58,44 per barel.

Tercatat kedua kontrak ditutup di angka sekitar 1 persen, lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/11). Hal itu dipicu kekhawatiran investor akan risiko kelebihan pasokan dampak dari perdamaian Rusia-Ukraina. 

Sebagai informasi, perdamaian antara Rusia-Ukraina akan segera terwujud. Hal itu merujuk pada rencana utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff bersama pejabat senior yang akan berkunjung ke Moskow, Rusia pada pekan depan. 

Sebuah truk terlihat hancur dan terbakar di jembatan yang menghubungkan Severodoonetsk dan Lysychansk, Luhansk, Ukraina Timur pada 28 Mei 2022. (FOTO: The Moscow Times/TASS)
Sebuah truk terlihat hancur dan terbakar di jembatan yang menghubungkan Severodoonetsk dan Lysychansk, Luhansk, Ukraina Timur pada 28 Mei 2022. (FOTO: The Moscow Times/TASS)

Namun demikian, seorang pejabat diplomat senior Rusia menyebut, pemerintahnya  tidak akan membuat konsesi besar terkait rencana perdamaian itu. 

Analis Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar, menyatakan kesepakatan damai akan mengurangi risiko pasokan yang sebelumnya terkait dengan sanksi Barat terhadap produsen minyak Rusia, seperti Rosneft dan Lukoil, yang mulai berlaku sejak 21 November.

"Kesepakatan Ukraina-Rusia akan membuat harga Brent turun ke USD 60 per barel dengan relatif cepat," kata Dhar. 

Hal ini disebabkan normalisasi aktivitas kilang Rusia setelah serangan drone Ukraina berhenti, yang secara keseluruhan akan meningkatkan pasokan global.

Di sisi lain, peningkatan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan juga membebani pasar. Energy Information Administration atau Badan Informasi Energi AS mencatatkan stok minyak mentah AS naik sebesar 2,8 juta barel menjadi 426,9 juta barel pekan lalu. 

baca juga

Hal itu disebabkan impor naik ke level tertinggi dalam 11 minggu. Para analis memperkirakan kenaikan sebesar 55.000 barel. 

Perusahaan energi AS memangkas jumlah peralatan pipa atau rig minyak sebanyak 12 menjadi 407 minggu ini, terendah sejak September 2021, perusahaan jasa energi Baker Hughes juga mengatakan pada hari Rabu, sebuah tanda bahwa pasar terpasok dengan baik.

Menurut tiga sumber OPEC kepada Reuters pada Selasa (25/11/), Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya kemungkinan besar akan mempertahankan tingkat produksi yang tidak berubah dalam pertemuan hari Minggu nanti.

Walaupun demikian, beberapa anggota kelompok yang memproduksi sekitar separuh minyak dunia tersebut telah meningkatkan produksi sejak April lalu untuk merebut pangsa pasar.

Di sisi lain, harga minyak mentah mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve) pada bulan Desember. Penurunan suku bunga biasanya merangsang pertumbuhan ekonomi dan turut meningkatkan permintaan terhadap minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Sinyal Perdamaian Rusia-Ukraina

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Sinyal Perdamaian Rusia-Ukraina

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 10:55 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:15 WIB

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

News | Kamis, 03 September 2026 | 22:02 WIB

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:50 WIB

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 21:47 WIB

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:45 WIB

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

×